Minggu, 06 Juni 2021

NGAMPUNG SEMANGAT PADI, BUDAYA ADAT DI PINGGIR MUKOMUKO YANG MASIH LESTARI

" tokoh adat, pemerintah desa dan masyarakat sungai Ipuh saat melakukan ritual Ngampung semangat Padi " dok.deski

Portalblogku.com - Di tengah perkembangan peradaban manusia saat ini, tidak jarang kita temui masyarakat yang sudah mulai melupakan adat serta budaya yang di tinggalkan oleh luluruh pendahulunya, bukan tidak mungkin remaja saat ini akan benar-benar melupakan kebudayaan yang turun temurun tersebut jika tidak tetap di lestarikan. 

Namun mungkin hal tersebut tidak berlaku bagi masyarakat Desa Sungai Ipuh, Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko, di mana beberapa pada hari Minggu, 06/06/2021 masyarakat Sungai Ipuh melangsungkan Ritual Ngampung Semangat Padi, dimana kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk ikhtiar masyarat Desa Sungai Ipuh pada saat bertanam padi dan pemungutan hasil hutan, seperti di sampaikan oleh Kepala Desa Sungai Ipuh Burzan Melalui Kaur Perencanaan Deski Sardi Pratama.

" Ini acara adat mas mas, bentuk ihtiar ( usaha ) masyarakat kami saat bertanam padi " ujarnya saat di hubungi melalui sambungan WhatsApp.

Kegiatan di atas merupakan kegiatan turun temurun, masyarakat desa sungai ipuh, usia tanam padi 10 hari, 30 hari dan ketika padi sudah berisi, pada kurun waktu tersebut para Tokoh Adat dan Pemerintah Desa Sungai Ipuh akan menggelar Pembacaan Surah Yasin, Al-Berjanji, doa-doa, dan melakukan tarian adat, untuk memohon kepada sang pencipta agar tanaman mereka bebas dari hama dan dapat di panen dengan hasil memuaskan.



" Acara ini dilakukan kalau padi usianya sudah 10 hari, 30 hari dan pas padi sudah berisi mas, kita di masjid bersama Tokoh Adad dan Pemerintah Desa baca Yasin, berjanji dan doa-doa " tutupnya.

Setelah melakukan ritual biasanya acara akan di tutup dengan Makan Bersama di Masjid Desa.

Tentunya acara adat seperti ini merupakan salah satu kekayaan budaya kita terkhusus di Kabupaten Mukomuko, dan sudah seharusnya ini harus di lestarikan oleh semua generasi, sekian informasi yang dapat penulis sampaikan, tentunya masih banyak hal yang belum tersampaikan di sini, mudah-mudahan Kedepan penulis dapat menggali lebih banyak lagi referensi.




Sabtu, 05 Juni 2021

KECAMATAN PENARIK CALON TUAN RUMAH RAKERDA KE 1 PPDI MUKOMUKO


Portalblogku.com - Sabtu, 05 Juni 2021 Bertempat di Balai Pertemuan Desa Marga Mukti, Pengurus Perangkat Desa se Kabupaten Mukomuko yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia ( PPDI )  melakukan Rapat Koordinasi ( Rakor ), kegiatan rakor di laksanakan dalam rangka persiapan Rapat Kerja Daerah ( Rakerda ) ke 1 yang di hadiri oleh perwakilan masing-masing Pengurus PPDI Kecamatan.

Dalam Rakor Pra Rakerda Ke 1 PPDI Kabupaten Mukomuko ini, Ketua PPDI Mukomuko Ahmad Royadi,SH Menyampaikan bahwa giat rakor ini di laksanakan untuk membahas beberapa hal penting terkait persiapan Rakerda ke 1 PPDI Mukomuko

" Giat ini kita laksanakan untuk membahas terkait persiapan Rakerda ke 1 kita ( PPDI Mukomuko ), harapannya nanti pemba


hasan ini dapat langsung di teruskan dan di jalankan " ujarnya.

Kemudian Roy melanjutkan bahwa rencana kegiatan Rakerda akan di laksanakan di Wilayah 2 Tepatnya di kecamatan penarik, sedangkan terkait tekhnis pelaksanaan di serahkan kepada panitia yang sudah di bentuk.

" Rencananya kita adakan di kecamatan Penarik, terkait tekhnis kita serahkan ke panitia, tentunya dengan tetap mematuhi prokes yang berlaku " imbuhnya.

Turut hadi dalam rakor tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( Kadis DPMD ) Kabupaten Mukomuko Gianto,SH. Beliau menyampaikan harapannya bahwa PPDI Kedepan dapat memberikan warna yang berbeda untuk Kabupaten Mukomuko.

" Saya berharap PPDI Mukomuko dapat memberikan warna yang berbeda untuk Kabupaten Mukomuko " ujarnya di sela-sela obrolan bersama PPDI.

Ia juga menyinggu terkait Sumber Daya Manusia PPDI Mukomuko yang kebanyakan masih muda, dan diharap usia yang produktif dapat di barengi dengan semangat berjuang.

" Ini masih pada muda-muda, harunya ppdi punya potensi dan semangat berjuang yang tinggi " tutupnya 

Kamis, 03 Juni 2021

55 ORANG ROMBONGAN SANTRI DARI MUKOMUKO BERANGKAT KE JAWA TIMUR

" Rombongan Santri PP AL-FALAH Ploso- Kediri - Jawa Timur, Dari Kab.Mukomuko "


Portalblogku.com - Sebanyak 55 rombongan santri dan calon santri Pondok Pesantren ( PP ) Al FALAH Ploso, Kediri, Jawa Timur berangkat dari Mukomuko, pada Kamis 3 Juni 2021 sekira pukul 22.00 Wib, 

Koordinator Penerimaan Santri Baru PP AL FALAH Ploso Kediri Jawa Timur, Muhammad Arif Rahman ( Gus Arif ) menyampaikan ada 55 rombongan yang berangkat ke Kediri Jawa Timur, ia menjelaskan rombongan terdiri dari santri PP Al FALAH Ploso dan beberapa Wali Santri Baru.

" Ada 55 orang mas yang ikut rombongan, terdiri dari santri dan wali santri, nantinya di sana ada juga beberapa yang tidak di Ploso tapi masih di Kediri " terangnya.

Gus Arif juga menjelaskan bahwa keberangkatan secara rombongan ini baru tahun ini di laksanakan, tujuannya untuk mempererat silaturahmi bagi santri dan juga lebih mudah mengkoordinir santri dari zona Sumatra, mengingat jumlah santri di PP Al Falah Ploso semakin meningkat yang berasal dari Bengkulu.

" Wali Santri PP AL- Falah Ploso Kediri Jawa Timur Melepas Kepergian Putra/i nya "


" Ini pertama kalinya kita rombongan, ya tujuannya selain mempererat silaturahmi tentunya kita bisa lebih mudah memantau dan mengkoordinir santri dari zona Sumatera, karena tahun ini ada peningkatan santri dari Bengkulu " Tuturnya.

"Pembacaan Doa Oleh Ky. Nislam, saat melepas Keberangkatan Rombongan Santri"


Keberangkatan rombongan di lepas langsung oleh Pengasuh PP Miftahul Ulum Mukomuko Ky. Nislam, bertempat di halaman PP Miftahul Ulum Desa Wonosobo, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu dengan Pembacaan Doa.

Penulis Menyampaikan Semoga Rombongan dapat sampai tujuan dengan selamat dan kembali ke daerah dengan membawa ilmu yang bermanfaat. aminnn..

Minggu, 30 Mei 2021

SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA PONDOK PESANTREN MIFTAHUL ULUM MUKOMUKO



Pondok Pesantren Miftahul Ulum Terletak di Desa Wonosobo, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, adalah salah satu pondok pesantren terbesar yang ada di kabupaten mukomuko, namun sayangnya sangan minim informasi tentang pondok pesantren ini saat kita melakukan pencarian pada mesin telusur internet, berangkat dari itu penulis mencoba mengulas sedikit mengenai pondok pesantren Miftahul Ulum bersama dengan Gus Mad / Gus Arif yang merupakan Putra Pertama KH. Yasirun Azizi ( Almarhum ) atau cucu dari Sang Pendiri Pondok Pesanter KH.Mukhlasudin ( Almarhum ), dan berikut adalah sejarah singkat Pndok Pesantren Miftahul Ulum Mukmuko,

Mulanya sang pendiri Ponpes Miftahul Ulum KH Mukhlasudin Memiliki cita-cita yang mulia serta di dasari dengan niat ibadah mulai merintis tempat pendidikan non formal berupa pondok pesantren saat saat sedang berada di pulau jawa tepatnya wonosobo Jawa Tengah, seiring berjalannya waktu, pada tahun 1980 an, pemerintah Republik melaksanakan program transmigrasi guna pemerataan penduduk dan pembangunan Bendungan, yang dampaknya adalah masyarakat di sekitaran Pembangunan bendungan harus ikut melakukan transmigrasi ke pulau Sumatra dan tidak terkeculai KH.MUKHLASUDIN pada waktu itu. 

Seasampainya di pulau sumatera pada tahun 1982, beliau ( KH.MUKHLASUDIN) kembali membangun niat mulianya untuk mewujudkan lembaga pendidikan non formal berupa Pondok Pesantren yang di Beri Nama Pondok Pesantren Miftahul Ulum.

Pada waktu itu santri beliau adalah anak-anak / masyarakat di sekitaran desa yang juga merupakan masyarakat transmigrasi dari pulau jawa, seiring berjalannya waktu keberadaan Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang terletak di Desa Wonosobo Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko mulai berkembang dan maju.

Pondok Pesantren Miftahul Ulum mulai resmi memiliki legalitas lembaga pendidikan pada tahun 1991 dengan di asuh langsung oleh Beliau KH.MUKHLASUDIN, namum di tengah perjuangan dan niat mulianya, beliau KH.MUKHLASUDIN terlebih dahulu dipanggil sang kholik tidak ama setelah ponpes miftahul ulum memiliki egalitas, Sepeninggalan KH.MUKHLASUDIN Pondok Pesantren Miftahul Ulum di teruskan oleh Putra Beliau, KH. Yasirun Azizi yang kemudian beliau juga wafat di tengah-tengah perjuangannya membangun pondok pesantren pada tahun 2009 sepulang dari beribadah Haji, Pada Usia 43 Tahun. Saat Ini Pondok Pesantren Miftahul Ulum di asuh oleh Ky. Nislam dan keluarga pondok.

Dalam Rangka Mewujudkan Generasi yang Berilmu, Beramal, Berdakwah dan Berakhlakul Karimah Serta Terampil dan mandiri yang berlandaskan Al-Quran dan Assunah Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Senantiasa Eksis Melakukan Pendidikan serta dinamis mengikuti perkembangan era global dengan tetap memegang teguh I’tiqod ahlisunnah wal jamaah.

Selain Pendidikan keagamaan, Sarana dan Prasarana Penunjang seperti Asrama putra dan putri, Aula, Perpustakaan, Koperasi Pondok Pesantren, Tempat Ibadah, Ruang Kantor, Tempat Belajar dan MCK juga tak luput dari perhatian pengelola pondok pesantren guna kenyamanan para santri dalam menimba ilmu agama di dalamnya,

Hal ini selaras dengan berbagai prestasi yang telah di raih di berbagai bidang keilmuan oleh para santri, Baik di tingkat kecamatan maupun Provinsi, tentunya prestasi yang ada tidak luput dari kegiatan ekstra kulikuler yang di tawarkan guna mengasah kemampuan individu para santri, seperti Khitobah, Qori, Kali Grafi, Ngaji Kitab Kuning, Sari tilawah, dan Olahraga.

Saat ini Pondok Pesantren Miftahul Ulum telah menjadi salah satu pondok pesantren terbesar di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, dengan Jumlah Santri Mencapai 654 Santri dari berbagi pendujru di provinsi Bengkulu.

Untuk sementara hanya ini informasi yang dapat penulis bagikan, tentunya dalam tulisan ini masih banyak sekali informasi yang belum penulis dapatkan, mudah-mudahan di kemudian hari penulis bisa kembali bercerita mengenai pondok pesantren miftahul ulum kembali. 

Selasa, 13 April 2021

SK BARU SETRUKTUR LAMA, WACHID : " Ada Tambahan Divisi "

Portalblogku.com - Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama ( Lazisnu ) Kabupaten Mukomuko Resmi di sahkan oleh Pengurus Pusat ( PP ) Lazisnu Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat NU Care Lazisnu Nomor : 370/SK-PP/LAZISNU/III/2021 tanggal 16 Maret 2021, Tentang susunan dan personalia UPZIS Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama NU Care-Lazisnu Kabupaten Mukomuko.

Dikutip dari laman lazisnumukomuko.id Wachid Nurshodik masih di dapuk sebagai ketua Lazisnu Mukomuko dengan, Muhammad Riyadi dan Subhan Asy'ari sebagai Sekretaris dan Bendahara, yang juga merupakan susunan kepengurusan sebelumnya.

Wachid menjelaskan bahwa pada dalam struktural pengurus kali ini ada penambahan divisi diantaranya divisi Publikasi dan Fundrising.

“Namun pada susunan pengurus kali ini terdapat penambahan pada beberapa divisi, diantaranya divisi publikasi dan fundrising,” jelas Ketua Lazisnu Mukomuko, Wachid Nurshodik, Minggu (4/4) sesaat setelah pembagian SK.

Wachid mengajak kepada seluruh anggotanya untuk terus dan tetap semangat dalam menjalankan amanat sebagai pengurus Lazisnu. Ia mengatakan bahwa filosofi sebagai pengurus, baik di tingkat pengurus cabang, wakil cabang maupun ranting adalah menggemakan dan mendakwahkan sedekah.

“program yang sudah berjalan semisal koin NU, diharapkan tidak semata-mata hanya mengumpulkan koin, tapi niatkan untuk mengajak masyarakat untuk gemar bersedekah, mengajak memahami fungsi dan manfaat sedekah,” ajak Wachid

Lebih lanjut, Wachid juga mengingatkan kepada segenap pengurus untuk menanamkan sikap disiplin dan kehati-hatian dalam mengemban amanat sebagai pengurus. Menurutnya, Lazisnu merupakan lembaga yang mengelola uang masyarakat akan rentan jadi sorotan, oleh karena itu kehati-hatian dan transparasni dalam pengelolaan keuangan menurutnya harus diterapkan. *4r13f*

Senin, 05 April 2021

PATUHI PROKES, STAIMU MUKOMUKO LAKSANAKAN WISUDA KE IV


portalblogku.com - Penarik- Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul ‘Ulum Mukomuko melakukan wisuda terhadap 11 Mahasiswanya yang telah dinyatakan lulus dengan Gelar Sarjana Pendidikan S.Pd pada Minggu,4/4/2021, di Aula Hotel Sinar Desa Penarik. dalam giat tersebut civitas akademik STAI Mukomuko membatasia Tamuundangan guna mematuhi protokol kesehatan dan pencegahan penyebaran Covid 19, Selain di lakukan secara langsung, kegiatan juga di siarkan secara streaming pada akun media sosial Facebook Stai Mukomuko,.

Dalam acara itu juga di hadiri oleh Bupati Mukomuko yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum, Sekretaris Koordinator Kopertais Wilayah 7 sematra bagian selatan , Kapolsek Penarik dan juga kedua orang tua/wali dari para wisudawan/wisudawati.

Ketua STAI Miftahul ‘Ulum Maula Desiono, M.Pd menyampaikan dalam sambutannya, wisuda kali ini Sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena adanya Musibah Pandemi yang sedang melanda Indonesia Khususnya.

“STAI Miftahul ‘ulum mukomuko melaksanakan wisuda Sarjana angkatan IV secara langsung dengan kondisi terbatas dengan tetap kita mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona di kampus maupun dimasyarakat” ujarnya.

“Meski demikian harapan kita tidak mengurangi makna dan tujuan acara yang kita laksanakan” tambahnya.

Dalam kesempatan itu juga Bupati Mukomuko yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Drs. Arinal Basri menyampaikan, “Kami atas nama Pemerintah Daerah Mukomuko Mengucapkan selamat dan sukses atas Wisuda Sarjana Angkatan IV STAI Miftahul ‘Ulum Mukomuko”.

“ini merupakan aset kita, mari kita majukan bersama, terutama bidang pendidikan agama ataupun umum, dan ini akan menjadi perhatian penuh agar tingkat SDM kita meningkat”, tambah Drs. Arinal Basri. 

TIM FOLY BALL PUTRI DESA MARGA MUKYI RAIH JUARA 3


Portalblogku.com  - Tim Foly ball putri Desa Marga Mukti berhasil raih juara 3 pada Semi open Tournamen primadona 1 Desa Mekar Mulya, tropi berhasil di bawa pulang oleh tim Foly ball putri setelah mengalahkan tim dari sp 8 agung jaya dengan skor poin 3-1, sebelumnya pada perempat final Tim Foly Ball Putri Desa Marga Mukti Bertemu dengan Tim Foly Ball Putri dari Air Rami, dan harus tumbang setelah Tim Foly Ball Air Rami menang pada babak tersebut.

Disampikan oleh Kepala Desa Marga Mukti yang juga ikut mendukung Tim Putei dari desa yang ia pimpin, bahwa pada babak penyisihan ia sempat melihat permainan ekstra dari timnya saat di lapangan, tapi ia bersyukur tim Marga Mukti masih membawa pulang teropi.

" Saya ada di lapangan waktu itu, dan saya lihat yang lain pemain kita agak kewalahan, tapi bersyukur kita masih membawa pulang teropi " ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa ini harus di jadikan motivasi untuk kedepan lebih baik, dan pemerintah desa akan mendukung terus kegiatan olahraga yang banyak di gemari di desanya.

" Ya tentunya ini harus jadi motivasi, agar kedepan bisa lebih baik lagi, saya bersama perangkat desa siap mendukung penuh kegiatan olahraga dan kepemudaan di desa kita " tutupnya saat di temui tim Media Center. 


Sumber : www.desamargamukti.net