Pages

KEGIATAN AMAL MEB's, ( Selama Berdiri MDA Darussalam Tak Pernah Mendapat Kunjungan Dari Luar )

0 komentar


 "Tim Ekspedisi Diniyah Foto Bersama Santri dan Ustad MDA Darussalam Desa Setia Budi Kec.Teras Terunjam"

Mukomuko, 26/08/2018, Mukomuko Eksplorer Bikers (MEBs) Kembali melaksanakan Ekspedisi Diniyah dan Carity Ekspedisi di Desa Setia Budi Kecamatan Teras Terunjam, Kegiatan amal yang di lahkukan oleh MEBs kali ini menyasar MDA Darussalam Desa Setiabudi Kecamatan Teras Terunjam dan 3 kepala keluarga di desa tersebut yang mendapat bantuan sembako, hal ini di sampaikan oleh Koordinator MEBs Darmanto,SH.I dalam Laporannya via sambungan seluler Whatshap.

" Alhamdulillah hari ini minggu 26 Agustus 2018 kegiatan Ekspedisi Diniyah Ke 14 ( ED 14 ) dan Carity Ekspedisi ke 4 ( CE 4 ) Kembali di laksanakan oleh kawan-kawan MEBs dengan sasaran 1 MDA Darussalam Desa Setia Budi kecamatan Teras Terunjam sebagai target sasaran ED-14 dan 3 warga Setia Budi sebagai Sasaran CE-4".

Ekspedisi di mulai dari mendatangi Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Darussalam Desa Setia Budi kecamatan Teras Terunjam.

Kedatangan Rombongan dari MEBs pun di sambut oleh ustad dan para santri dari MDA Darussalam Desa Setia Budi, dengan antusias dan penuh kegembiraan dari para Santri.

"Alhamdulillah kedatangan Kami langsung di Sambut Oleh para ustad dan santri di sana (MDA Darussalam), dengan sangat antusias dan penuh kegembiraan dari para santri melihat rombongan datang, dan ini salah satu sambutan terhangat yang kami dapatkan dan kembali membangkitkan semangat rekan-rekan untuk terus istikomah dalam melaksanakan kebaikan". imbuhnya.

"Penyerahan Bantuan Perlengkapan Mengaji Secara Simbolis Kepada Pengasuh MDA Darussalam"

Kepala MDA Darussalam ustad Sepandi menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan yang di lahkukan oleh rombongan MEBs ke MDAnya, karena itu merupakan Kunjungan Perdana dari pihak luar semenjak MDA di dirikan.

" alhamdulillah dan terimakasih kami sampaikan kepada rombongan yang sudah berkunjung ke MDA kami, kami merasa sangan bahagia dan sangat terharu mendapatkan kunjungan ini, karena kunjungan ini adalah kunjungan Perdana semenjak tahun 2009 MDA Darussalam Di didirikan",

selain ucapan terimakasih ustad sepandi pun menyampaikan sedikit sejarah dari Berdirinya MDA Darussalam

" perlu di ketahui kepada rombongan, bahwa sebenarnya MDA ini sudah ada pada zaman Transmigrasi sekitar tahun 1982 dengan memanfaatkan musolah sebagai  sarana untuk tempat belajar, dan zmpat fakum lama lama sejak tahun 2003-2008 baru kemudian pada tahun 2009 para warga dan ustad yang ada di lingkungan desa setia budi kembali mengaktifkan kegiatan mengaji di MDA dengan Membuat Gedung Hasil Swadaya Masyarakat sekitar". tutupnya.

"Penyerahan Sembako kepada Warga Kurang Mampu Oleh Tim Carity Ekspedisi"

setelah melahkukan kunjungan di MDA Darussalam kegiatan kembali di lanjutkan dengan Menyambangi 3 Warga di sekitaran Desa Setia Budi untuk memberikan bantuan berupa Sembako dan di tutup dengan Eksplor Wisata Danau Lebar yang kebetulan tidak jauh dari lokasi kegiata sekitar. (as)

"Tim Ekspedisi Diniyah dan Carity Ekspedisi, Mukomuko Eksplorer Bikers (MEBs)"
Read more...

MENGENAL CHARITY EXPEDITION MEBs (Sebuah Ekspedisi Amal Mukomuko Explorer Bikers)

0 komentar

 "Mukomuko Ekslorer Bikers ( MEBs ) Saat melahkukaan CE"

Ditengah bermunculannya forum, komunitas dan club motor di Kabupaten Mukomuko yang demikian banyak dengan latar belakang yang beragam, sebagian orang mungkin masih asing dengan  MEBs (Mukomuko Explorer Bikers), sebuah forum biker yang mewadahi gagasan dan inisiasi program yang berorientasi pada kepedulian terhadap kelestarian alam, sosial, religi dan humanitas yang terlihat jelas dari tagline "Ride For Care"  MEBs yaitu Natural, Social, Religy and Humanity. Salah satu riil program  MEBs yang  mulai akrab disebagian masyarakat mungkin adalah Ekspedisi Diniyyah, sebuah ekspedisi yang berorientasi kepada kepedulian terhadap kondisi dunia lembaga pendidikan keagamaan Islam yang memprihatinkan dan sejauh ini Ekspedisi Diniyah sendiri telah dilaksanakan secara berkelanjutan yang telah memasuki tahap ke - 12. Setidaknya  sebanyak 15 lembaga (berupa TPA, MDA, Pondok Pesantren dan Masjid/Mushlla) yang tersebar diseluruh  penjuru Kabupaten Mukomuko, telah merasakan langsung manfaat ekspedisi ini. Melalaui Ekspedisi Diniyah, beragam bantuan berupa Mushaf Al Qur'an Standar, Terjemah Al Qur'an, Tafsir, Iqra, Tuntunan Ibadah, Pustaka Islami, Sajadah gulung, sajadah personal, mukenah, peci, perangkat kebersihan bahkan cat dinding dan seragam sekolah telah didistribusikan dengan jumlah bervariasi yang diperoleh dari donatur, para muhsinin dan wakif serta konstribusi Tim MEBs sendiri.

Ada apa dengan Charity Expedition?

Seiring berjalannya waktu, selain Ekspedisi Diniyah, MEBs saat ini tengah menggulirkan program bertajuk Charity Expedition, sebuah ekspedisi amal yang berorientasi kepada sisi humanitas dan kepedulian terhadap sesama yang belum beruntung yang berada dibawah garis sejahtera. Tidak seperti yang dibayangkan, munculnya gagasan Charity Expedition sendiri bermula dari tersebarnya sebuah video pendek, yang dibuat oleh salah satu member MEBs, dengan sedikit narasi yang menggambarkan kondisi sebuah rumah kecil -yang lebih tepat disebut gubuk- yang terletak di pinggiran sebuah desa di Kabupaten Mukomuko, dengan kondisi yang memcerminkan kesulitan hidup yang sangat memprihatinkan. Sebanyak 10 jiwa yang menghuni "gubuk" tersebut hidup dalam tekanan dan deraan kemiskinan yang teramat sangat memilukan dengan 2 bayi, 1 balita, 2 anak usia sekolah dasar, 1 lansia dan 4 orang dewasa. Beredarnya video di group-group tertutup tersebut ternyata menimbulkan  respon empati dan simpati dari berbagai pihak yang dengan sukarela segera memberikan bantuan baik dalam bentuk tunai maupun barang dengan ragam dan jumlah yang bervariasi melalui MEBs untuk kemudian disalurkan kepada keluarga tersebut. 

Sebagaimana "pendahulunya", Ekspedisi Diniyah, sebagai sebuah ekspedisi amal, terlaksananya Charity Expedition pun, selain tergantung dengan konstribusi tim MEBs, juga sangat tergantung  dengan donasi, infaq, wakaf dan niat baik para muhsinin, donatur, wakif serta partisipasi masyarakat. Dalam hal ini MEBs memposisikan diri sebatas sebagai jembatan penghubung dengan mewadahi niat baik para dermawan, sekaligus tim distribusi untuk mengantarkan langsung seraya memastikan setiap amanat dalam bentuk tunai maupun barang dari para dermawan sampai dan diterima oleh pihak yang benar-benar layak dan berhak menerima. 

Oleh karena itu, dalam menentukan sasaran ekspedisi, terlebih dahulu MEBs  lazim melakukan survey langsung ke lapangan untuk memperoleh gambaran dan informasi riil terkait dengan kondisi sasaran ekspedisi. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan ekspedisi sesuai dan tepat sasaran.

Pada prinsipnya apa yang dilakukan oleh MEBs dengan serangkaian agenda "Ride For Care"nya setidaknya merupakan sebagian upaya untuk menumbuhkan gagasan, semangat, perilaku dan kegiatan positif di lingkungan komunitas dan club biker (motor) yang mungkin selama ini identik dengan kegiatan yang tidak simpatik, arogan, liar dan berkecenderungan negatif. 

MEBs sendiri saat ini secara intens terus berupaya membuka ruang, membangun komunikasi dan kerjasama dengan berbagai pihak baik lembaga maupun perseorangan untuk secara bersama-sama menyapa dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Dengan komposisi tim yang variatif dan dengan latar belakang yang beragam menjadikan MEBs  mudah beradaptasi dan mudah diterima untuk membaur dengan pihak lain. 

Dari fakta di atas, setidaknya dapat kita temukan wajah dan sisi baru dari sebuah forum, komunitas dan club motor, bahwa pada prinsipnya ia bisa bertransformasi menjadi media yang justru mungkin bertolak belakang dengan asumsi negatif yang selama ini berkembang di tengah masyarakat, dengan mengusung gagasan kreatif serta agenda konstruktif yang mengedepankan sisi humanistic ia bisa menjadi media, wadah dan jembatan untuk memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat dan sesama,  karena pada prinsipnya program positif dapat muncul dan berasal dari mana saja, termasuk diantaranya  dari forum biker, komunitas dan club motor, sebagaimana MEBs dengan Ekspedisi Diniyah dan Charity Expedition-nya. 


Read more...

SEJARAH KABUPATEN MUKOMUKO

0 komentar

Mukomuko...? mungkin bagi sebagian besar orang nama Mukomuko  sangat jarang terdengar, dan mungkin jika sekilas membaca saat kita  tanya tau mukomuko banyak dari mereka yang beranggapan mukomuko adalah daeran terpencil di Indonesia,  tapi tahukah kita bahwa sebenarnya mukomuko adalah sebuah daerah otonomi baru di provinsi Bengkulu.

Kali ini Portalblogku.blogspot.com akan mengulas sekilas tentang sejarah Kabupaten Mukomuko yang berada di Ujung Perbatasan Provinsi Bengkulu dan Provinsi Sumatra Barat.

SEKILAS SEJARAH KABUPATEN MUKOMUKO

> Asal Nama Mukomuko 

Setiap masyarakat tradisional mempunyai sejarah asal-usulnya termaksud sejarah asal nama daerah atau tempat yang di huninya. Dari sudut pandang kebudayaan,sejarah atau kisah tentang asal-usul sebuah nama tempat atau nama daerah termasuk dalam kelompok legenda. Masyarakat Mukomuko, sebagaimana halnya masyarakat rejang ,pekal, serawai dan lembak di Bengkulu, serta masyarakat lainnya di Nusantara,memiliki legenda tentang asal-usul daerah mereka.

Legenda asal-usul nama tempat itu merupakan sejarah yang secara lisan dikembangkan serta di sebarluaskan dari generasi ke generasi berikutnya, di yakini kebenarannya sebagai suatu peristiwa nyata pada masa lampau. Dalam kaitan ini, masyarakat Mukomuko mengenal dua Pendapat tentang kisah sejarah asal nama Mukomuko. Ke dua pendapat ini ada kesamaan dan ada perbedaannya.

Dan di yakini kebenarannya yang terjadi pada masa lampau. Berikut ini saya sajikan bentuk pendapat kisah tentang asal nama Mukomuko .

Penduduk Mukomuko pada mulanya bertempat tinggal di suatu daerah yang di 

beri nama Padang Ribunribun. Penduduknya terdiri dari dua kelompok yang tergabung dalam 7 (tujuh) nenek antara lain : 

1. nenek bergelar Maharajo Namrah 

2. nenek bergelar Maharajo Terang

3. nenek bergelar Maharaja Laksamana

4. nenek bergelar Rajo Tiangso

5. nenek bergelar Rajo Kolo

6. nenek bergelar Koto Pahlawan

7. nenek bergelar Rajo Mangkoto

Para sesepuh ini kemudian membentuk suatu negri yang di kepalai oleh seseorang Penghulu Adat sebagai kepala dari seluruh suku tersebut yang di sebut Datuk. Dalam melaksanakan tugasnya datuk di Bantu oleh kepala suku.

Setelah beberapa tahun lamanya daerah ini di beri sebutan Teluk Kuala Banda Rami. Sebutan ini di beri sebutan oleh pendatang dari kerinci.

Pendatang ini adalah seorang yang membawa dagangan dari Sungai Ipuh dan menyelusuri sungai Selagan dengan menggunakan rakit hingga sampai ke muara, yang yang merupakan pelabuhan biduk-biduk yang datang dari berbagai daerah untuk berniaga, seperti dari indrapura, bugis dan sebagainya. Karena nama tersebut di buat oleh kaum pendatang maka kepala para kepala suku mengadakan musyawarah di Padang Ribunribun untuk mencari nama yang sesuai bagi daerahnya, nama yang tidak dari pemberian seorang pendatang, melainkan nama yang di sepakati bersama oleh mereka.

lebih kurang selama 6 tahu mereka bermusyawarah belum juga ada kesepakatan tentang nama yang mereka kehendaki untuk daerah mereka.

Pada tahun ke 7 mereka kedatangan 3 orang tamu dari pagarruyung. Tamu tersebut adalah :

1. Paduko Rajo

2. Marajo nan kayo

3. Marajo gedang

Setelah berbasa-basi, salah seorang dari mereka bertanya kepada pimpinanya

Musyawarah. Yaitu maharajo namrah tentang musyawarah yang mereka lakukan dengan duduk berhadap-hadapan ini. Maharajo Namrah menjawab bahwa mereka ingin mencari nama yang baik untuk daerah yang mereka tempati. Mendengar pernyataan itu maka tamu tadi berkomentar, “ berarti sudah tujuh purnama kalian berhadapan muka (bermukomuko).” Mendengar ucapan tamu tadi kepala suku menjawab, “kalau demikian, negeri ini kita beri nama Mukomuko.

1. Pendapat kedua

Mengisahkan bahwa awalnya adalah Lunang. Di uraikan sebagai berikut 

dahulunya Mukomuko bernama kerajaan Talang kayu embun. Tahun 1529 terjadi keributang antara kerinci dengan kayu embun tentang batas kerajaan untuk itu Sultan Firmansyah rajo indrapuro di perintah dan di atur bermukomuko di rumah gedang lunang yang di hadiri :

1. pemangku lima,dari kerinci depati empat

2. depati laut tawar dari Mukomuko

3. sultan Muhammad syah dari indrapura 

> penghulu delapan dari lunang

Hasil musyawarah,pada hari senin 10 Maret 1529 adalah resminya nama 

Mukomuko dan resminya batas Mukomuko dengan Kerinci, ialah darei renah sianit sampai bukit setinjau laut.

Raja pertama di Mukomuko adalah Raja Adil,raja ke dua Rajo mudo kawin penekan sang depati laut tawar,raja ke tiga Maharaja gedang dengan penakan sang depati laut tawar.

Persamaan kedua pendapat di atas adalah : bahwa istilah Mukomuko menunjuk kepada musyawarah yang di lakukan untuk mencari,menemukan,dan menyepakati nama yang sesuai untuk daerah mereka.

Perbedaannya terletak pada waktu terjadinya peristiwa. Pendapat pertama tidak menunjuk angka,tahun. Pendapat ke dua menunjuk waktu tertentu yaitu hari senin,bulan Maret, tahun 1529.

> Kedatangan bangsa barat

Awal kedatangan bangsa eropa dilator belakani oleh dagang. Melakaukan perjalanan ke timur jauh untuk mendapat kan rempah-rempah yang tidak tumbuh di bumi mereka. Tujuan orang barat datang ke nusantara (termasuk mukomuko) untuk mengarungi lautan dan mengambil rempah-rempah dari pulau-pulau penghasil nya. Dahulunya muko-muko mempunyai komditas ekspor seperti rempah-rempah,sarang burung dan emas yang dibutuhkan oleh orang-orang luar. Kata orang mutu emas mukomuko disbanding

> Dari Anak Sungai ke Mukomuko

Pada abad XVI di utara provinsi bengkulu terdapat kerajaan anak sungai. Wilayah nya dari utara sungai manjuto hingga air urai di selatan. Sultan bernama encik redik,keturunan raja-raja pariaman. Kerajaan ini meliputi daerah negeri 14 kota(mukomuko),Negeri 5kota(bantal),negeri proatin nan kurang 160(seblat) dan ketahun.

Secara tradisional,kerajaan anak sungai dianggap sebagai rantau dari kerajaan Minangkabau,dan pada permulaan abad XVII merupakan propinsi dari kerajaan indrapura di bawah Sultan Muzaffar syah (1620-1660).

Sebagaimana kita ketahui dari catatan sejarah yang ada,pada permulaan abad 17 kerajaan indrapura berada di bawah pengaruh Aceh sampai akhir pemerintahan sultan iskandar muda. Sejak jaman pemerintahan sultan iskandar Thani pengaruh aceh di indrapura berkurang. Sehingga sultan indrapura,Muhammad syah(1660-1691) pada tahun 1663 kerajaan indrapura membuat perjanjian dengan VOC.

dan pada tahun 1685 mengadakan perjanjian dengan inggris pada pertengahan abad XVII,kerajaan anak sungai masih di bawah kekuasaan kerajaan indrapura,yang wakilnya berkedudukan di manjuto dengan menyandang gelar raja adil, yaitu tuanku sungut,kemenkan laki-laki sultan Muhammad syah.

Pada tahun 1693 inggris menarik diri dari indrapura,karena sultan indrapura,raja mansyur yang menjatuhkan sultan Muhammad syah atas bantuan VOC,menetapakan salah seorang putranya merah bangun sebagai wakilnya (raja adil) di manjuto.

Melihat keadaan demikian, inggris mengakui merah bangun dan gulemat sebagai penguasa bersama atas wilayah anak sungai,dan pada tanggal 16 September 1695 EIC mengakui pemerintah bersama mereka. Pada tanggal 26 September 1695 EIC mengadakan perjanjian dagang dengan kerajaan anak sungai, dimana EIC memperoleh hak-hak monopoli dagang di daerah antara manjuto dan ketahun.

Pada tahun 1717 pos dagang EIC ( inggris ) di pindahkan ke Mukomuko.

Pos ini di perkuat oleh sebuah benteng yang di bangun dengan tembok yang kokoh dan di beri nama Anna.

dengan tidak adanya perhatian maka pada tahun 1773 beberapa daerah mengambil tindakan kekerasan secara terang-terangan terhadap inggris. Di Mukomuko sejak tahun 1772 terjadi protes dan para petani selalu mengadakan rapat-rapat untuk menentang inggris.

Pada tahun 1798,sultan Mukomuko mengadu ke fort Marlborough mengenai kekejaman residen inggris,jhon Campbell,dan meminta supaya residen tersebut di berhentikan.

Pada masa stanfort Thomas raffles di Bengkulu pada tanggal 4 Juni 1818 menghapus system tanam paksa lada yang di lakukan oleh komisaris ewer yang kenyataannya sangat memberatkan rakyat sehingga rakyat merasa betul-betul di eksploitasi oleh para pejabat kompeni. Kemudian suktan Mukomuko, pangeran sungai lemau,dan pangeran sungai hitam di jadikan pejabat pemerintah colonial dengan gaji tertentu.

Setiap keluarga membayar 1 Dollar spanyol Setiap tahunnya sebagai ganti rugi dari penghampusan system tanam paksa. Terhadap kerajaan mukomuko,

pos residen inggris dihapuskan dan pemerintah kerajaan diserahkan kepada Sultan Mukomuko,Hidayat Syah (1789-1828),dengan diberi 600 ringgit sebulan.

> Sejarah Berdirinya Kabupaten Mukomuko

Kabupaten Mukomuko berdiri dengan dasar UU RI Nomor 3 Tahun 2003,tanggal 25 Februari 2003. Pembetukan Mukomuko sebagai kabupaten terpisah dari induk nya yakni Bengkulu Utara dilandasi berbagai pertimbangan strategis,yang bermuara pada pengembangan wilayah dan optimalisasi pembangunan daerah. Kabupaten ini dibentuk atas ketentuan perundang-undangan yang berlaku,serta motivasi untuk membangun daerah

Adapun UU RI Nomor 3 Tahun 2003 sebagai dasar hokum berdirinya Kabupaten Mukomuko.

> aktivitas Masyarakat Mukomuko

aktivitas masyarakat mukomuko sebagian besar sebagai petani sawit, Nelayan, Dan Juga Petani Karet.

Sebagian ada juga sebagai PNS, Wiraswasta dll.

> Keramah tamahan penduduk dan Brotherhood Mukomuko.

Tim Urban selama 4 harian di mukomuko, mempunyai sejuta cerita perjalanan yang indah di kabupaten ini, tak lain keramah tamahan penduduk Mukomuko sayang sangat hummble, sopan santun. kerukunan antar warga sangat erat sekali di kabupaten ini. meskipun kabupaten ini di domisili sebagian besar oleh masyarakat pendatang dari jawa/trans. namun kerukunan antar warga di sini sangat luar biasa.

> Wisata Mukomuko

Letak geografis kabupaten Mukomuko yang berada di pesisir samudra Hindia dan Perbatasan Bukit Barisan maka Mukomuko menawarkan beberapa destinasi keindahan alamnya seperti Air terjun, Pantai, Bukit, dan danau alami serta Bendungan buatan di sini, yang pastinya semua wisata alam ini dapat di nikmati dengan murah meriah bahkan gratis tiket masuk.

by. sumber info di adapatasi dari 

1.pemuda-pelajar-mukomuko.blogspot.co.id

2. Team Urban Runner Bogor

Read more...

HUT RI KE 73, PEMUDA LAMPUNG PUTRA ADAKAN DOORPRIZE UNTUK WARGA

0 komentar

Portalblogku.blogspot.com Penarik, 20/08/2018 Pemuda Lampung Putra yang merupakan Gabungan Pemuda dari pingkungan Dusun 3-4-5 Desa Marga Mukti  dan dusun 9 desa Penarik memeriahkan Kemerdekaan RI Ke 73 dengan membuat berbagai macam kegiatan yang di kemas dalam tema "Semarak Kemerdekaan Pemuda Lampung Putra", hal ini di sampaikan oleh salah satu koordinator kegiatan Ahmad Arifin kepada Portalblogku.blogspot.com

"Iya, kegiatan ini kami adakan untuk memeriahkan hari kemerdekkan RI yang ke 73, karena Letak geografis dari lingkungan kita yang merupakan oerbatasan desa Marga Munti dan Desa Penarik maka kegiatan ini kami selenggarakan atas nama Pemuda Lampung Putra".

kegiatan yang di selenggarakan selama 3 hari ini di mulai dari tanggal 17-19 Agustus 2018 di isi dengan berbagai macam perlombaan yang sifatnya hiburan dan kompetitif Selain Lomba ada juga Doorprize yang di bagaikan melalui kupon undian imbuhnya.

"banyak mas yang di lombakan diantaranya kategori anak-anak : Lomba Baca Puisi, Lomba Hafalan surat Pendek dan sambung ayat, Lomba Azan, Lomba Cerdas Cermat, Lomba makan krupuk, masukan penail dalam botol, cari koin dalam tepung,  balap klereng, futsal, balap karung dan panjat pinang.

Kategori Ibu-ibu : Lomba makan krupuk, bakiak, balap karung, foly baal tanpa melihat lawan, dan tendang bola

Kategori Bapak-Bapak : Lomba futsal sarung, bakiak, foly ball, dan Panjat Pinang. 

semua kegiatan sifatnya hiburan mas namun tidak mengurangi persaingan karena banyak yang antusias dengan semua lomba ini, Selain Perlombaan ada Juga Doorprize untuk peserta Jalan Santai, karena selain lomba2 tadi kita juga adakan jalan santai untuk umum dan setiap peserta kita kasih kupin undian untuk memperebutkan Doorprize yang sudah di sediakan panitia".

Ucapan trimakasih pun di sampaikan kepada Protalblogku.blogspot.com , kami juga ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang audah mensuport kegiatan ini seperti masyarakat dan beberapa i stansi yang sudah mendukung kegiatan ini dan khusus kepada PT. THAMRIN BROTHER YAMAHA Penarik yang sudah memberikan Suport kepada kami. tutupnya.

Read more...

Karang Taruna Desa Air Dikit Kec.Air Dikit Wakili Bengkulu ke tingkat Nasional di ajang Karang Taruna Teladan

0 komentar

Portal Blog Ku, Air Dikit, 16/08/2018 Di ketahui karang taruna adalah Organisasi Pemuda yang memiliki struktural di bawah Pemerintah desa yang menaungi tentang kepemudaan, tdiak terkecuali di seda Air Dikit Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko, Peran serta karang taruna untuk desa sangat besar, sebagai agen of change ( kader Perubahan ) Pemuda Desa Air Dikit yang tergabung dalam karang taruna air dikit mengembangkan potensi alam yang berada di wilayah desanya di sektor pariwisata dan Usaha Kecil menengah untuk masyarakat.

Terbukti dengan di pilihnya karang taruna desa air dikit yang mewakili porvinsi bengkulu di ajang Karang Taruna Teladan tingkat Nasional yang di adakan oleh Kementrian Sosial pada 14-19 Agustus 2018 di jakarta, saat ini ada 2 pemuda yang mewakili yaitu sodara Rasiman sebagai ketua karang taruna dan sodara dodi hidayat sebagai fasilitator, Hal ini di ungkapkan oleh Sudirman selaku mantan ketua karang taruna airdikit.

" iya benar ada 2 orang yang mewakili dari karang taruna air dikit untuk ajang karang taruna teladan di jakarta, yang berangkat ke jakarta adalah Ketua karang taruna Sdr.Rasiman dan sdr.Dodi "

adapun materi yang di bawa ke jakarta adalah pengembangan destinasi wisata Telaga Biru dan usaha kecil menengah berupa keramba ikan di danu biru.

Di ceritakan oleh Sudirman bahwa mulanya danau telaga biru ini pernah di kelola secara pribadi oleh masyarakat desa air dikit sekitar tahun 1999-2001, setelah di kelola sekitar 2 tahun dabau ini langsung di tinggal begitu saja tanpa terawat, dan mulailah karang taruna mengambil inisiatif untuk mengelola.

berawal dari ngopi bersama oleh beberapa pemuda air dikit mereka berinisiatif dan merumuska   tentang pengelolaan telaga biru karena mereka melihat potensi yang ada maka tergugahlah para pemuda untuk mengembangkan potensi wisata itu, di tahun 2010/2011. tambah sudirman di sela sela aktifitasnya.

" ini semula berawal dari kumpul-kumpul beberapa pemuda yang pernah sekolah di luar daerah, sambil ngopi tercetuslah beberapa wacana untuk mengelola danau sebagai pemasukan kas karang taruna, karena selama ini setiap akan mengadakan acara kita selalu membuat proposal, jadi beberapa rekan mencetuskan ide untuk mengelola danu sebagai pemasukan kita".

Karang taruna memiliki visi " karang taruna bukanlah sekedar oraganisasi kepemudaan yang diam, tapi karang taruna adalah sebuah organisasi pemuda di desa yang bisa aktif dan dapat mengembangkan potensi wisata untuk memajukan desa air dikit".

adapun kegiatan yang sedang di selenggarakan di jakarta ini adalah keguatan dari dinas sosial untuk karang taruna teladan yang di hadiri oleh 32 karang taruna terbaik dari 32 Provinsi se Nusantara, harapan kami kita bisa masuk 15 Besar untuk acara ini, dengan masuk 15 besar maka kita bertemu langsung oleh presiden Joko widodo untuk memaparkan materi dan rencana pengembangan karang taruna air dikit, ujar ketua karang taruna Rasiman saat di hubungi Via saluran telvon.

Harapan kedepan setiap kegiatan karang taruna agar dapat perhatian khusus dari pemerintah daerah terlebih bagi mereka yang dapat berprestasi di tingkat nasional. imbuhnya.

Read more...

MI HIDAYATUL MUBTADIIN, Sempat Minder Tapi Buktikan dengan Prestasi

2 komentar

Portal Blog Ku,15/08/2018, Sisa-sisa jambore Ranting Kec Penarik tahun ini menyisakan banyak sekali cerita bagi para peserta, Terkhusus bagi Gugus Depan MI Hidayatul mubtadiin,.

Di awal Keberangkatan banyak yang tidak menyangka kalau mereka adalah siswa MI, karena postur tubuh yang kecil-kecil hingga banyak dari para pendamping dan juga peserta yang tidak menyangka kalau mereka sudah beranjak kelas 4,5&6. 

Florika sebagai ketua Regu putri dari MI Hidayatul Mubtadiin menyampaikan pertama kali masuk bumi perkemahan dia sempat di sangka kelas 2/3 MI, 

" iya pertama masuk masak kita di ledek kok kecil-kecil, emang kelas berapa?  tanya salah satu pembina pendamping salah satu SD, dan di jawab oleh florika kelas 4,5 dan 6 kak. sambil senyum pembina yang bertanya menjawab kakak kira kelas 2, Semangat Ya adik-adik " ungkapnya menirukan gaya pembina yang meledek tapi sedikit memberikan motivasi kepadanya.

Selain itu sempat juga dari rekan-rekan peserta lain tidak menyangka kalau mereka yang kecil-kecil memiliki potensi yang ouar biasa, di sampaikan oleh Nafara Zivana Lettisa Kalau mereka sempat menjadi bahan candaan karena postur tubuh yang kecil-kecil pada waktu Lomba.

" Jadi Pas Kita mau ikut lomba sempat di ketawain kak, apalagi pas lomba LKBB n Tata Upacara, pas kita baru masuk lapangan ada yang nertawain tapi pas kita udah mulai lomba banyak yabg bilang kecil- kecil tapi suaranya kayak petir" ungkap fara.

ini merupakan Kali ke 2 MI Hidayatul Mubtadiin tampil di Perkemahan Jambore Ranting Kec.Penarik dan alhamdulillah kita masih bisa membawa pulang 3 piala ungkap kepala Madrasah Salamun,S.Pd.I

" alhamdulillah kita masih membawa pulang piala meski banyak yang bilang MI kami kecil-kecil tapi tidak ada hambatan untuk berprestasi, terbukti postur itu tidak menentukan keunggulan, dan harapan saya untuk semua madrasah jangan minder" tutupnya.

Read more...

KarangTaruna Desa Marga Meriahkan HUT RI Ke73

0 komentar

Marga Mukti, 14/08/2018, Karang Taruna desa marga mukti adakan perlombaan antar dusun untuk memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia Ke 73, Bertepat di halaman kantor desa marga mukti, karang taruna desa membuat berbagai macam perlombaan untuk ikut memeriahkan HUT RI ke 73, “ Kegiatan ini di lahkukan untuk memperingati dan memeriyahkan HUT RI Ke 73, sebagai wujud semangat karang taruna desa dalam menyambut dan memeriahkan hari kemerdekaan” ungkap ketua karang taruna desa Marga Mukti Sdr.Puriyanto

Dilanjutkan oleh Pur sapaan akrabnya ada beberapa lomba yang kita laksanakan di antaranya Lomba Volly ibu-ibu dan bapak-bapak, Lomba makan krupuk untuk anak-anak, lomba karaoke, Lomba berhias tanpa kaca, dan lainnya, dan kegiatan ini sendiri kita laksanakan di halaman kantor desa marga mukti. Imbuhnya.

Di sampaikan pula oleh kepala desa marga mukti, Bpk. Marwanto Saya sangat mengapresiasi kegiatan karang taruna ini, karena di harapkan dengan di adakannya kegiatan-kegiatan kemasyarakatan seperti ini kita dapat lebih erat dalam menjalin silaturahmi antar warga. 

Kepala desa marga muktipun menyampaikan bahwa  masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini tidaklah melihat dari segi hadiah yang di berikan melainkan nilai kebersamaan yang di miliki,.

“ kalau soal hadiah memang tidak seberapa tapi harapan saya warga tidak terpaku pada hadiah saat mengikuti kegiatan, karena ini sifatnya hiburan, jadi ya buat seru-seruan aja mas” tutupnya.

Read more...

KWARTIR RANTING PENARIK, Adakan Jambore Ranting ke 3 Tingkat Penggalang

2 komentar

Portal Blog Ku. Penarik-12/8/18 Kwartir Ranting ( KWARAN ) Kec.Penarik kembali mengadakan Perkemahan Jambore Ranting ke 3 di Desa Marga Mukti Kec.Penarik, Event yang di adakan 2 tahunan ini di hadiri oleh seluruh Gugus Depan ( Gudep ) se kec.penarik, Terdiri dari golongan Siaga ( tingkat SD/MI ), Penggalang (SMP/MTs) dan Penegak (SMA/MA), dengan jumlah Peserya sebanyak 35 Regu terdiri dari Penggalang Tingkat SMP/MTs dan Penggalang Tingkat SD/MI. 

di sampikan oleh Koordinator Acara Sekaligus Pembina Pramuka Kak Santo Kegiatan rutin Kwaran ini di laksanakan setiap 2 tahun sekali, dan di laksanakan di bulan agustus sekaligus memperingati hari pramuka pada 14 Agustus dan memperingati Hari Kemerdekaan RI.

kegiatan yang di laksanakan selama 3 hari ini, 12-14 Agustus 2018 mengadakan berbagi agenda di antaranya Perlombaan tingkat penggalang (SD/MI dan SMP/MTs), Seperti lomba Navigasi Darat ( penggunaan alat peta dan kompas), Shenapore dan Kompas, Pioneri g, Mengaji, Tata Upacara, dan LKBB Dasar.

harapan Kami dengan kegiatan ini kita dapat menjalankan amanat Undang-Undang karena sesuai amanat uu no 12 tahun 2014 pramuka adalah bagian dari pendidikan yang di lahkukan di luar pendidikan formal (exterkulikuler) jadi harapannya perkemahan ini dapat melatih kemandirian siswa/i.

selain itu di harapkan pula antusias dari setiap gudep atau sekolah untuk mendukung setiap kegiatan kepramukaan. imbuhnya

Disampikan Pula Oleh Ka.Kwaran Penarik Bpk Marzuki Bahwasannya mengenai Pembiyayaan di kegiatan ini di lahkukan  penggalangan dana, swadaya masyarakat serta sumbangan masing-masing Gugus Depan yang terlibat. dan harapan kedepan pemerintah daerah akan ada perhatiah khusus untuk Kegiatan Semacam ini.

selain pembiyayan Ka.Kwaran juga menambahkan  harapan kedepan untuk pemerintah daerah dapan menfasilitasi Pramuka dengan pengadaan Bumi Perkemahan Khusus untuk Pramuka. karena selama ini kita kebingungan mencari lokasi perkemahan yang strategis, dan kita selalu menemui kesulitan di situ terkait izin dari pemilik lahan, jadi harapan kami pemda dapan memlnfasilitasi bumi perkemahan u tuk kemajuan pramuka di kabupaten mukomuko dan penarik khususnya.  

selain itu kami mengucapkan terimakasih banyak kepada mseluruh lapisan masyarakat yang sudah ikun mendukung dan mensuport  kegiata  kita, dan juga beberapa instansi seperti Pemerintah Desa Marga Mukti selaku tuan rumah, Puskesmas Mekar Mulya, Polsek Penarik, Damkar Penarik,, KUA Penarik dan kakak-kakak pembina penegak se kecamatan Penarik yang sudah berpartisipasi dan ikut aktif dalam mensukseskan acara ini Tutup belau. (As)

Read more...

SAMBUT HARI KEMERDEKAAN RI KE 73, Komunitas Se- Kecamatan Penarik Membaur Dengan Masyarakat

0 komentar

Penarik, 12 Agustus 2018 Komunitas se kecamatan Penarik sambut hari kemerdekaan RI Ke 73 dengan Adakan Gebyar kemerdekaan RI 73. 

Komunitas yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan gabungan antar komunitas se kecamatan penarik di antaranya Kelompok Pecinta Alam Bengkulu Trip dan PALM Komunitas dan Club Motor  Penarik King Club (PKC), Kawasaki Ninja Club (KNC), Motor Vixion Club (MVC), Metic 17 Region Penarik, Komunitas Motor Club (KMC), Mukomuko Explorer Bikers (MEBs), dan komunitas Gammer Sehati Clan, Hal ini di sampaikan Oleh Ahmad Arifin selaku Panitia pelaksana.

Lomba yang di lombakan antara lain Lomba Bakiak, Pukul air, makan kerupuk, balap karung, dan Panjat Pinang dengan hadiah utama 700 Ribu rupiah dan DoorPrize untuk ibu2 tambahnya.

Robert Selaku Ketua Pelaksana Kegiatan menyampaikan Bahwa Kegiatan ini di laksanakan untuk mendekatkan Komunitas dengan Warga dan memupuk tali silaturahmi antar komunitas,.

selain memeriahkan Hari kemerdekaan RI ke 73 th harapan Kami dengan di adakannya kegiatan ini hubungan antar komunitas khususnya di wilayah penarik dapat terjalin dengan baik dan harmonis, ungkapnya. 

adapun kegiatan ini kami laksanakan atas dana iuran dari masing2 komunitas, Kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran pemerintah desa penarik yang sudah memfasilitasi tempat kepada kami dan juga polsek penarik yang sudah memberikan izin untuk kegiatan kita. terkhusus kepada masyarakat penarik yang telah ikut memeriahkan kegiatan ini. tutupnya.

Read more...