Pages

MUKOMUKO TIDAK ADA AKSI MASA PIPEL POWER

0 komentar

" Narasumber dan Moderator pada acara rekonsiliasi pasca pemilu 2019 yang di gagas oleh forum pemuda merah putih kabupaten mukomuko " 


Mukomuko, Sejumlah Pemuda Mukomuko dibawah Forum Pemuda Merah Putih (FPMP) Mukomuko menggelar kegiatan Buka Puasa, Bersama Elemen Masyarakat
Dalam Rangka Rekonsiliasi Pasca Pemilu 2019 dengan tema "Mari Kita Eratkan Silaturahmi Kembali Untuk Membangun Bangsa dan Negara".

Selain ajang silahturahmi antar elemen masyarakat daerah ini, dilaksankan pula diskusi ringan mengenai suhu sosial politik di Indonesia khususnya Kabupaten Mukomuko dengan mendatangkan narasumber dari Polres Mukomuko yang diwakili oleh Kasat Intel, AKP Dian Matusia dan Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mukomuko, Saikun Ma'ruf.

 Peserta yang hadir berasal dari berbagai organisasi kepemudaan (PKP), lembaga swadaya masyarakat (LSM), insan Pers, Kelompok Pencinta Alam (KPA), Forum Biker Kabupaten Mukomuko (FBKM) serta Tokoh Masyarakat Kabupaten Mukomuko.

Salah satu Tokoh Pemuda Mukomuko, Musfar Rusli, menyatakan, daerah ini aman dari gerakan people power yang saat ini isinya marak terjadi di berbagai daerah lain. Kendati demikian, sambungnya, riuh sosial politik ditengah masyarakat tetap ada.

"Untuk itu saya mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan ini. Kegiatan ini menjadi penting, bukan saja wadah silahturahmi, tapi juga diharapkan mampu meredam Susana panas ditengah masyarakat pasca Pemilu lalu. Kalau gerakan people power di Mukomuko saya rasa tidak ada," bebernya dalam diskusi.

Kasat Intel Polres Mukomuko, AKP Dian juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya organisasi kepemudaan, LSM dan organisasi massa lainya untuk menjaga keamanan di Kabupaten Mukomuko. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang belum tentu kebenarannya, yang banyak tersebar di Media Sosial (Medsos).

"Mari kita bijaksana dalam ber-Medsos. Jangan mudah percaya apalagi ikut menyebarkan berita yang belum tentu benar. Pengaruh Medsos cukup besar dalam Susana yang kurang kondusif pasca Pemilu lalu. Kenapa saya ingatkan kita harus bijaksana dalam ber-Medsos, salah-salah nanti kita menjadi korban berita hoax, gegara ikut menyebarkan kita bisa terjerat hukum. Menyebarkan informasi boleh, asal data valid dan tidak hoax," paparnya.

Senada dengan Kasat Intel, Ketaua MUI Mukomuko, Saikun Ma'ruf juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondusifitas di daerah ini. Katanya, momen Puasa Ramadhan ini menjadi waktu yang baik untuk mempererat silahturahmi agar kita tidak mudah dipecah belah.

"Semoga Ibadah Puasa kita pada tahun ini bisa menghantarkan kita pada ketaqwaan. Sempurnakanlah Ibadah Puasa kita dengan menjalin, mempererat kembali, persaudaraan, persatuan dan kesatuan antar sesama masyarakat. Saya kira momen Ramadhan ini menjadi momen yang tepat bagi kita untuk mencairkan suasana yang mungkin masih agak sedikit panas usai Pemulu 2019. Saya percaya, dengan kultur budaya dan kearifan lokal daerah ini, silahturahmi itu masih dapat dijaga," demikian Saikun.

0 komentar:

Posting Komentar

terimakasih kak, sudah mampir ke bog kami, jika punya informasi menarik, bisa lagsung kirimkan melalui Cp 082280924918