Selasa, 13 April 2021

SK BARU SETRUKTUR LAMA, WACHID : " Ada Tambahan Divisi "

Portalblogku.com - Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama ( Lazisnu ) Kabupaten Mukomuko Resmi di sahkan oleh Pengurus Pusat ( PP ) Lazisnu Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat NU Care Lazisnu Nomor : 370/SK-PP/LAZISNU/III/2021 tanggal 16 Maret 2021, Tentang susunan dan personalia UPZIS Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama NU Care-Lazisnu Kabupaten Mukomuko.

Dikutip dari laman lazisnumukomuko.id Wachid Nurshodik masih di dapuk sebagai ketua Lazisnu Mukomuko dengan, Muhammad Riyadi dan Subhan Asy'ari sebagai Sekretaris dan Bendahara, yang juga merupakan susunan kepengurusan sebelumnya.

Wachid menjelaskan bahwa pada dalam struktural pengurus kali ini ada penambahan divisi diantaranya divisi Publikasi dan Fundrising.

“Namun pada susunan pengurus kali ini terdapat penambahan pada beberapa divisi, diantaranya divisi publikasi dan fundrising,” jelas Ketua Lazisnu Mukomuko, Wachid Nurshodik, Minggu (4/4) sesaat setelah pembagian SK.

Wachid mengajak kepada seluruh anggotanya untuk terus dan tetap semangat dalam menjalankan amanat sebagai pengurus Lazisnu. Ia mengatakan bahwa filosofi sebagai pengurus, baik di tingkat pengurus cabang, wakil cabang maupun ranting adalah menggemakan dan mendakwahkan sedekah.

“program yang sudah berjalan semisal koin NU, diharapkan tidak semata-mata hanya mengumpulkan koin, tapi niatkan untuk mengajak masyarakat untuk gemar bersedekah, mengajak memahami fungsi dan manfaat sedekah,” ajak Wachid

Lebih lanjut, Wachid juga mengingatkan kepada segenap pengurus untuk menanamkan sikap disiplin dan kehati-hatian dalam mengemban amanat sebagai pengurus. Menurutnya, Lazisnu merupakan lembaga yang mengelola uang masyarakat akan rentan jadi sorotan, oleh karena itu kehati-hatian dan transparasni dalam pengelolaan keuangan menurutnya harus diterapkan. *4r13f*

Sabtu, 03 April 2021

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM MIFTAHUL ULUM MUKOMUKO LAKSANAKAN YUDISIUM,

Dewan Senat, Ketua Yayasan, Ketua STIT Miftahul Ulum

portalblogku.com - Penarik, 03 April 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Miftahul Ulum ( STAIMU ) Mukomuko laksanakan Yudisium angkatan ke 5 di gedung serbaguna Hotel Sinar Penarik, acara tersebut di hadiri oleh Seluruh Dewan Senat STAIMU Mukomuko dan Dosen Serta Para Mahasiswa yang akan di Wisuda Pada Minggu, 4 Maret 2021 (Besok).


Pidato Wakil Ketua 1 STAIMU Mukomuko


Wakil Ketua 1 STAIMU Mukomuko Bidang Akademik Yeti menyampaikan dalam Pidatonya yudisium merupakan pengukuhan kelulusan seorang mahasiswa setelah menyelesaikan beban belajar di pendidikan tinggi serta berhak dengan gelar Sarjana. 

" Kami mengucapkan selamat kepada 11 orang dari program studi menejemen pendidikan Islam ( MPI ) STAIMU Mukomuko atas gelar Sarjana Pendidikan ( S.Pd ) yang di raih setelah 8 semester menempuh pendidikan di STAIMU Mukomuko " ujarnya 

Ia berharap bahwa dengan pengukuhan ini dapat menjadi modal dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, serta ia juga menyampaikan bahwa saat ini dunia digitalisasi sangat sulit di bendung, dan harapannya lulusan STAIMU dapat beradaptasi dan memberikan contoh akidah dan ahlak di tengah-tengah Masyarakat.

" Sekarang kita berada pada era distapsi, dimana era sekarang digitalisasi, dimana di Saat ini terjadi salah satu perubahan terhadap guru di mana saat dulu masyarakat memprioritaskan Guru sebagai sumber ilmu namun di era sekarang dimana dunia digital mulai menguasai zaman maka peran guru saat ini lebih di tekankan dengan memberi contoh Pada bidang akidah dan ahlak " uangkapnya.

Semantara itu Ketua Yayasan Mistahul Ulum Safaat,S.Ag selaku ketua yayasan Miftahul Ulum Mengucapkan Selamat kepada Mahasiswa yang di Yudisium, serta ia berharap jika yayasan Miftahul Ulum Mukomuko dapat terus menyajikan pendidikan yang bermutu dan berkualitas di Mukomuko.

" Mudah mudahan yayasan Miftahul Ulum tetap eksis dan terus dapat menyajikan pendidikan di kabupaten Mukomuko, sehingga dapat bersaing dengan lulusan2 kampus lain " dalam pidatonya

Beliau juga menambahkan bahwa "apa yang di dapat melalui dosen adalah sebagai fungsi untuk membuka pintu dunia, harapannya kunci itu untuk membuka dunia artinya kalian dapat bermanfaat kepada masyarakat sesuai yang di cita-citakan, jangan hanya teropsesi dengan gelar sarjana akan hanya untuk mencari sebuah lapangan pekerjaan". 

Dalam giat ini juga tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.


Penulis : A.Arifin Soeparman


Selasa, 30 Maret 2021

RAKOR DESA MARGA MUKTI, KEPALA DESA : " Kasi dan Kur Punya Tanggung Jawab Penuh untuk LPJ "

 


Portalblogku.com –  Kepala Desa Marga Mukti Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko melakukan rapat koordinasi bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) dan RT pada selasa (30/3/2021), Bertempat di Balai Pertemuan Desa Marga Mukti, beberapa agenda penting di paparkan dalam Rakor tersebut guna meningkatkan kinerja seluruh perangkat desa dan jajaran, adapun salah satu agenda pembahasan adalah perubahan sekema pengelolaan anggaran.

“ hari ini ada beberapa agenda yang kita laksanakan diantaranya adalah perubahan skema pengelolaan anggaranb dana desa dan alokasi dana desa, ini saya buat untuk meningkatkan kinerja perangkat dan jajaran “  ungkapnya saat memimpin rapat.

Marwanto juga menyampaikan perubahan di maksud adalah tentang penanggung jawab pemegang anggaran untuk masing-masing Kepala Seksi ( Kasi ) dan Kepala Urusan ( Kaur ) di mana masing-masing kasi / kaur lah yang mengelola anggaraannya masing-masing.

“ jadi disini perubahan yang saya maksud adalah tentang penanggung jawab anggaran, jadi masing-masing kasi dan kaur itu yang bertanggung jawab penuh pada pengelolaan anggaran “

“ jadi jika selama ini yang merancang Anggaran ( APBDes ) sampai Laporan Pertanggung Jawaban adalah sekretaris desa dan Kaur Keuangan, maka tahun ini seluruhnya di berikan kepada kasi dan kaur tugas sekdes dan kaur keuangan hanya memverifikasi dan mengeluarkan dana yang di ajukan oleh masing-masing kasi dan kaur, ya kalua ibaratnya Kasi dan Kaur ini kepala dinasnya lah. “ imbuhnya.

Sementara itu Nurkholis selaku ketua BPD Menyampaikan menyambut baik dengan perubahan sekema ini, menurtnya Desa Marga Mukti  setiap tahunnya memiliki ide dan perubahan dalam memperbaiki kekurangan ia juga berharap kedepan desa marga mukti dapat menjadi pionir desa-desa lain di kabupaten Mukomuko dalam urusan administrasi.

“ ini sangat baik, menurut saya desa kita ini selalu ada inofasi dan gagasan baru untukl melakukan perubahan, mudah-mudahan ini sukses dan desa marga mukti dapat menjadi pionir untuk desa-desa lain di mukomuko dalam urusan administrasi “ tanggapnya. 

sumber : Media Center Desa Marga Mukti

Kamis, 25 Maret 2021

BLT DD BELUM CAIR, KADES MARGA MUKTI PREDIKSI AKHIR BULAN ATAU AWAL BULAN



Media Center Desa Marga Mukti - Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT DD ) belum dapat di cairkan oleh Pmerintah Desa ( Pemdes ) Marga Mukti Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko, hal ini pun terjadi di seluruh desa di kabupaten mukomuko di karenakan belum adanya pencairan Dana Desa, hal ini oleh kepala Desa Marga Mukti Marwanto di konfirmasi oleh tim MDC-MM di ruang kerjanya kemarin (24/3).

" iya BLT DD Belum cair, ini karena semua desa di kabupaten Mukomuko Belum ada yang melakukan pencairan Dana Desa " ujarnya

Lanjut Marwanto mengonfirmasi bahwasannya saat ini Pemdes Marga Mukti sedang berupaya melakukan percepatan pencairan Dana Desa agar BLT Dapat segera di salurkan, menurutnya jika tidak ada halang merintang DD akan Cair pada akhir bulan Maret ini atau awal bulan April.

" Kita masih upaya mas, info dari pak Sekdes tadi berkas sudah masuk ke Badan Keuangan Daerah, kalau tidak ada halangan mungkin akhir bulan ini atau awal bulan depan Dana itu sudah Cair " Imbuhnya menginformasikan.

Pada Tahun ini calon Penerima BLT DD di Desa Marga Mukti diberikan selama 12 bulan dengan melaluyi transfer Rekening yang sudah ti tetapkan oleh Pemdes Marga Mukti, dan tercatat sebanyak 20 orang hal ini turun dari tahun seblumnya sebanyak 52 orang, penurunan di di sebabkan oleh beberapa faktor di antara banyak penerima BLT DD tahun lalu sudah terdaftar di Bantuan Sosial Tunai ( BST ) oleh Dinas Sosial. *MDC/aa*

Minggu, 20 September 2020

TAHUKAH KITA ? TAHUN BERAPA RAFFLESIA ARNOLDI DI TEMUKAN ?

 


Haloo, Taukah kalian Provinsi mana yang terkenal dengan Icon Bunga Raksaksa Bewarna Merah dan Berbintik serta memiliki Aroma yang Kurang Sedap, tapi menjadi salah satu bunga Yang di lindungi ?

Pasti udah gak asing dong dengan ciri-ciri itu, Ya Bunga itu namanya Rafflesia Arnoldi yang banyak di jumpai di Provinsi Bengkulu.

Nah.. Ngomong-Ngomong Soal Bunga Rafflesia Arnoldi Tau gak si kalian Tahun Berapa Bunga ini di temukan, serta bagaimana proses penemuannya ? terus apa sebutan bunga ini oleh masyarakat setempat ? Cari tauYuk di sini.

Hal ini di mulai pada masa Penjajahan Kolonial Inggris dimana Seorang Berpangkat Letnan Gubernur baru saja datang di Bencoolen pada Tanggal 22 Maret 1818, Yaitu Sir TH.ST.Raffles beserta sang istri Sephia Hull.

Di awal kedatangannya Raffles di sambut dengan bencana dahyat yakni Gempa Bumi Pada 18 Maret Sampai 8 April Tahun 1818, dimana bencana tersebut memporak porandakan kota Bencoolen pada waktu itu.

Bersama Masyarakat Raffles kembali membangun pemukiman, dan rumah kediaman Gubernur pada waktu itu Rafflesia Juga Menggiatkan Perkebunan Milik Inggris Maupun Milik Pribumi. Industri Pembangunan Dibidang Tambangg Emas Pun Digalakkan. Hutan Pun Berlimpah, Hasil Sehingga Perdagangan Berjalan Lancar. Berbagai Bangsa Banyak Menetap Di Benccolen. Diantaranya Cina, India Eopa / Jerman.

Jalan-Jalan Raya Dibangun Lebih Lebar, Kiri Kanan Ditanam Pohon Pelindung, Kereta-Kereta Kuda "Bugies" Dan Pelankin Tampak Simpang Siur, Baik Milik Perorangan Maupun Angkutan Umum, Menambah Hidupnya Perniagaan Di Kota Benccolen. 

Nah disini Raffles Nemuin Bunga Raksasa Tersebut tepatnya Tanggal 20 Mei 1818 Raffles Beserta Isterinya Ikut Serta Dc. Arnold Dan Mr. Presgrave (Residen Inggris Di Manna) Sedang Mengadakan Peninjauan Ke Daerah Pasemah Ulu Manna Mereka Menemukan Bunga Raksasa dan Untuk Mengenag Penemu Kemudian Diberikan Sebutan "Raffles-Arnoldi".

 nah taukan Kenala kok bunga itu di namakan Rafflesia Arnoldi, ternyata sebuah kenangan dari nama Penemunya, nah sebelum di temukan oleh kedua Mister-mister tadi ternyata bunga itu sudah memiliki nama lo, yang mana Para Penduduk Pribumi Mengenal Bunga tersebut  dengan Nama “ Pentimun Sikinlil " Yang Artinya  ( Tempat Sirih Setan ).

Nah itu tadi seklias tentang Bagaimana Bunga Rafflesia Arnoldi Di temukan, serta sebutan penduduk asli untuk bunga itu. Semoga bias menambah pengetahuan untuk kita semua.


Sumber : 

1. Buku “ Kilas Balik Sejarah Asal Nama Kota Bengkulu “ Hal.61-66

2. Gambar

Kamis, 17 September 2020

PERBEDAAN KLASIFIKASI DESA SWADAYA, SWAKARYA, DAN SWASEMBADA

 


Tahukah Anda berapa jumlah desa dan kelurahan di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik No 66 Tahun 2016 menyebut ada 74.754 desa dan 8.430 kelurahan di seluruh Indonesia. Lalu tahukah Anda bahwa berdasar perkembangannya, desa terbagi menjadi 4 kelompok yakni Desa Tradisional, Desa Swadaya, Desa Swakarya dan Desa Swasembada. Apa yang dimaksud dengan Desa Tradisional? Mari cari tau

Desa Tradisional

Desa Tradisional atau pra-desa adalah tipe desa pada masyarakat suku terasing yang seluruh kehidupan masyarakatnya masih sangat tergantung dengan alam mulai dari cara bercocok-tanam, pemeliharaan kesehatan, pengobatan dan pengolahan makanan.  Biasanya pola seperti terjadi pada desa dengan wilayah yang terpencil dan jauh dengan kelompok masyarakat yang lain sehingga warganya lebih tertutup. Pola hubungan antar warganya sangat erat dan desa itu belum memiliki berbagai sarana yang memadai untuk mendukung mobilitas sosial.

Desa Swadaya

Adalah desa yang masih memiliki berbagai situasi yang terbatas seperti eduduk yang jarang, peri kehidupan yang masih terikat dengan adat-istiadat, lembaga-lembaga masyarakatnya masih sangat sederhana dan tingkat pendidikan warganya masih sangat rendah. Kegiatan ekonomi penduduknya masih bergantung dengan alam seperti bertani. Biasanya desa seperti ini berada di lokasi terpencil dank arena berbagai keterbatasannya sistem mata pencaharian masih berpusat pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari saja. Lokasinya yang jauh dan kurangnya sarana seperti jalan raya membuat warga desa Swadaa masih

Desa Swakarya

Desa Swakarya sering juga disebut desa peralihan antara desa swadaya dan dan desa swasembada. Desa Swakarya memiliki ciri seperti adat-istiadatnya masih dijalankan tetapi sudah tidak mengikat lagi, sudah mulai beradaptasi dengan teknologi dan peralatan canggih dan tidak tersiolasi seperti halnya desa swadaya. Letak desa Swakarya tidak terlalu jauh dari pusat ekonomi atau kota sehingga lebih mudah mendapatkan berbagai akses untuk mendukung aktivitas ekonomi warga. Mata pencaharian warga juga mulai beraneka-ragam, tida lagi hanya mengandalkan sektor agraris. Di desa ini warga juga roda pemerintahan desa sudah berjalan cukup efektif dan masyarakat punya semangat gotong-royong yang sangat baik.

Warga desa swakarya sudah memiliki tingkat pendidikan yang cukup memadai dan desa ini juga sudah memilik sarana transportasi seperti jalan untuk menciptakan pergerakan ekonomi dan sosial. Sehingga, jarak sudah tidak lagi menjadi penghalang bagi warganya untuk menciptakan aktivitas sosial lainnya. Masyarakat desa seperti ini sudah mulai mampu meningkatkan taraf kehidupannya dengan hasil kerjanya sendiri.

Desa Swasembada

Yang keempat adalah desa Swasembada. Ini adalah desa yang paling maju di antara ketiga desa sebelumnya. Desa seperti ini biasanya berada di kota kecamatan atau dekat dengan kota tapi bukan kelurahan. Perikehidupan waga desa ini sudah sangat maju dan bisa memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya. Sudah menguasai teknologi dan memiliki berbagai alat untuk mendukung aktivitas ekonomi mereka karena warga desa ini memiliki pendidikan tinggi, pekerjan yang beragam dan pola berpikir yang udah sangat rasional. Warga desa Swasembada sudah tidak terikat adat-istiadat dan tidak lagi terisolir. Lokasinya yang dekat dengan kota membuat desa ini memiliki berbagai pilihan bagi warga untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Itulah berbagai jenis desa dari sisi perkembangnnya. Kategori manakah desa Anda?

 Sumber

Minggu, 29 September 2019

KUNJUNGI TPQ AL-KAUTSAR DESA ARAH TIGA, MEB's Serahkan Titipan Para Donatur.

" Anggota MEBs menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Perwakilan TPQ AL-Kutsar Desa Arah Tiga "


portalblogku.com || minggu, 29 Sep 2019, Kegiatan positif dan inspiratif dapat muncul dari pihak manapun dan dapat dilakukan oleh siapapun, salah satunya Mukomuko Explorer Bikers (MEBs). Mengisi liburan akhir pekan MEBs kembali menggelar giat  Ekspedisi Diniyah (ED) jilid ke 16. Kali ini MEB's bersilaturahim ke Taman Pendidikan al-Qur'an (TPQ) Al-Kautsar, Desa Arah Tiga, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko (29/09/10).

Darmanto,SH.I selaku koordinator MEBs menyampaikan bahwa kegiatan ini di lakukan semata untuk menyalurkan hobi bermotor dan menumbuhkan rasa kepedulian bagi para anggota MEBs itu sendiri.

"Tidak seberapa yang dapat MEBs lakukan, selain untuk menyalurkan hobby bermotor, giat bertajuk Ride For Care ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian seraya membantu tempat pendidikan Al Qur"an, MDA, masjid dan mushalla yang layak bantu,". ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut MEB's juga memberikan bantuan material berupa Meubeler Meja Santri, Al-Qur'an, Iqra, perlengkapan belajar, perlengkapan kebersihan dan juga material bahan bangunan.

" suasana Kunjungan MEBs Ke TPQ AL KAUTSAR desa Arag Tiga "

Ustadz Ilyas, pimpinan TPQ al-Kautsar menyambut hangat rombongan MEB's,
"Kami mengucapkan selamat datang kepada rombongan MEB's. Kami merasa terharu dan bahagia atas kepedulian MEB's kepada pendidikan  anak-anak kita." ungkap pimpinan TPQ al-Kautsar.

Beberapa games menarik bagi anak-anak didik memeriahkan kunjungan MEB's di TPQ al-Kautsar, dan bagi anak-anak yang bisa menjawab diberikan hadiah berupa Al Qur'an dan alat tulis. 

TPQ Al Kautsar sendiri yang berdiri sejak tahun 2008 dan mengasuh 82 santri dengan 2 orang pengajar ini merupakan satu diantara 20 sasaran yang telah "disentuh" Ekspedisi Diniyah MEBs.

"Ekspedisi Diniyah merupakan program rutin MEB's sejak Maret 2016. Dan insyaAllah akan terus menjadi kegiatan rutin kami. MEB's berharap kegiatan ini dapat menginspirasi pihak lain untuk peduli dan membantu pendidikan keagamaan serta dapat menjadi contoh positif bagi forum, komunitas dan  clubl motor lainnya." 

" foto Bersama anggota MEBs bersama Santri dan Ustad TPQ Al- Kautsar Desa Arah tiga "

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama santri dan penyerahan bantuan secara langsung yang diterima oleh Ustadz Ilyas yang diserahkan oleh   Andre Djonathan didampingi Tim Ekspedisi Diniyah MEBs diantaranya Arief, Surya, Adam, Evran, Rahmat, Abdul Kadir, Heru, Ramon, Lidya Winanda, Hilal dan Darmanto. " As "

Minggu, 01 September 2019

HADIRI WISUDA SANTRI, ROMBONGAN BIKERS JADI PERHATIAN



portalblogku.com || Minggu, 1 September 2019. Bertepatan dengan  suasana pergantian Tahun Baru 1441 H, MDA Al Falaah melaksanakan Wisuda Santri Angkatan 6 sebanyak 16 santri. Bersamaan dengan kegiatan  wisuda yang berlangsung khidmat tersebut, juga digelar bazar, pengobatan gratis dan santunan dhuafa. 

Diantara yang menarik adalah hadirnya MEBs (Mukomuko Explorer Bikers) ditengah kegiatan. Forum bikers yang dikenal dengan program Ekspedisi Diniyah ini menyerahkan secara langsung penghargaan kepada santri peraih nilai terbaik yaitu Rivandhinata Rendika dan Nurul Arofatus Sa'diyah  dengan nilai 84,2 dan 83,7.

 "Bingkisan penghargaan santri ini sebagai bentuk apresiasi atas prestasi santri". ujar Darmanto,SH.I

Hadir Tim MEBs  pada wisuda yang juga dihadiri oleh Kepala KUA Air Manjuto, masyarakat dan seluruh wali santri  adalah Indra, FS, Arief SW, Jarno, Adam "Gakbogak" dan Darmanto. Ketua MDTA Al Falaah, 

kadatagan MEB's di sambut baik oleh Ust. Budiyanto, S.Pd.I dalam keikutsertaan MEBs pada kegiatan tersebut dan mengharapkan agar kerjasama serupa dapat dilaksanakan pada kesempatan yang lain. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan sesi photo bersama.

Pada kesempatan tersebut juga ditampilkan drama islami santri berbahasa arab dan penampilan tahfidz qur'an. *As*

Senin, 29 Juli 2019

Merawat Candi Prambanan Dengan Menanam Pohon



Sebagai salah satu candi Hindu terbesar di dunia, Candi Prambanan bukan sekadar tujuan wisata, tapi juga merupakan artefak masa lalu yang harus terus dilindungi.

Prambanan didirikan pada abad ke-8, tapi baru ditemukan kembali oleh pemerintah Hindia Belanda pada abad ke-18 dalam kondisi sudah hancur. Sejak itu, Prambanan terus mengalami pemugaran yang dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah Belanda, Inggris, hingga Indonesia.

Kini, tiga candi utama dan terbesar di kompleks Prambanan yaitu Syiwa, Brahma, dan Wisnu sudah berdiri tegak. Tentu merupakan tugas kita bersama untuk terus menjaga cagar budaya yang terletak di antara provinsi D.I. Yogyakarta dan Jawa Tengah itu.

Berangkat dari kepedulian tersebut, Bakti Lingkungan Djarum Foundation bersama Taman Wisata Candi dan Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY melibatkan generasi muda dari berbagai universitas di sekitar DIY untuk bergabung dengan Siap Darling (siap sadar lingkungan) dalam gerakan Candi Darling.

Pada Juni lalu, mereka menanam kurang lebih 250 pohon dan 5.000 semak berbunga yang terdiri dari 25 varietas pohon yang ditanam secara tersebar di kawasan candi yang ikonik tersebut.

“Melalui terselenggaranya program Candi Darling di Kawasan Candi Prambanan ini, diharapkan lingkungan candi bisa semakin teduh dan cantik sehingga semakin menarik wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara,” ujar FX Supanji, Vice President Director Djarum Foundation.

Tak hanya di Kawasan Candi Prambanan, program Candi Darling juga sudah membidik seluruh candi di Indonesia untuk dihijaukan. Untuk itu, Siap Darling membuka kesempatan bagi para Mahasiswa untuk terlibat dalam program Candi Darling selanjutnya melalui situs www.siapdarling.id.