Senin, 15 November 2021

"DI LAUNCHING TAPI AMBULANCE TIDAK ADA DI TEMPAT", NU CARE LAZISNU MUKOMUKO TAMBAH ARMADA



Portalblogku.com - Dengan melakukan pengelolaan / Menejerial keuangan serta kepengurusan yang baik, kali ini NU Care-Lazisnu Mukomuko kembali gelar launching Ambulance yang ke-3, kegiatan Launching ambulan tersebut di laksanakan di Halaman Masjid Sunan Ampel Desa Mekar Mulya Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko.


Dikutip dari laman resmi LAZISNU Mukomuko, Dayat selaku Ketua Ranting NU Desa Mekar Mulya, mengatakan bahwa pengadaan Ambulance tersebut sebagian besar merupakan hasil pembagian zakat maall produktif yang dihimpun oleh Ranting Desa Mekar Mulya, Sedangkan kekuranganya diperoleh dari donatur.


“Alhamdulilah kami warga Mekar Mulya telah memiliki ambulance, dan untuk pengelolaan secara umum tentunya kami menginduk dengan prosedur yang ditetapkan oleh NU CARE-Lazisnu Mukomuko, karena untuk balik nama, branding dan operasional ambulance juga telah diatur dan dialokasikan oleh Lazisnu,” Jelas Dayat saat launcing, Minggu (14/11).


Hal senada disampaikan tokoh agama sekaligus pengurus Ranting NU Mekar Mulya, Solihin. Menurutnya terkait pengelolaan dana Zakat, Infak sedekah termasuk dana Koin NU yang dihimpun di Desa Mekar Mulya sudah ada aturan yang jelas, sehingga bagi warga yang memang belum mengerti dan memahami alur penghimpunan dan penggunaanya dipersilahkan untuk bertanya atau datang ke Kantor Lazisnu agar mendapatkan penjelasan yang lebih detail.


“Ambulance sudah ada beberapa bulan yang lalu, tapi karena beberapa hal dan adanya sekian kegiatan sehingga baru kali ini bisa launching, itu pun armada ambulance sedang tidak ada di tempat, karena sedang mengantarkan jenazah dari anggota koin Desa Sumber Sari Kecamatan Air Dikit Ke Binjai,” Jelas Solihin.


Ketua Lazisnu Mukomuko, Wahid Nurshodik mengatakan bahwa NU Care Lazisnu Mukomuko kali ini sudah memiliki tiga armada ambulance. Meskipun posisi ambulance berada di Ranting, namun untuk pengelolaannya atau manajemenya diatur terpusat oleh NU CARE-Lazisnu kabupaten Mukomuko.


“Pengelolaan Ambulance sudah ada SOP-nya, mulai dari driver, operasional, dan cara mendapatkan layanan Ambulance sudah diatur dengan jelas. Sehingga untuk penggunaanya tetap harus koordinasi dengan Koordinator ambulance,” Jelas Wahid.


Kegiatan Launcing ambulance yang digabungkan dengan pengajian Maulid Nabi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Mukomuko, Wasri, dan Warga Desa Mekar Mulya.


Pewarta : Mustopa SHI

Editor : Ahmad Arifin

Selasa, 13 April 2021

SK BARU SETRUKTUR LAMA, WACHID : " Ada Tambahan Divisi "

Portalblogku.com - Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama ( Lazisnu ) Kabupaten Mukomuko Resmi di sahkan oleh Pengurus Pusat ( PP ) Lazisnu Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat NU Care Lazisnu Nomor : 370/SK-PP/LAZISNU/III/2021 tanggal 16 Maret 2021, Tentang susunan dan personalia UPZIS Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama NU Care-Lazisnu Kabupaten Mukomuko.

Dikutip dari laman lazisnumukomuko.id Wachid Nurshodik masih di dapuk sebagai ketua Lazisnu Mukomuko dengan, Muhammad Riyadi dan Subhan Asy'ari sebagai Sekretaris dan Bendahara, yang juga merupakan susunan kepengurusan sebelumnya.

Wachid menjelaskan bahwa pada dalam struktural pengurus kali ini ada penambahan divisi diantaranya divisi Publikasi dan Fundrising.

“Namun pada susunan pengurus kali ini terdapat penambahan pada beberapa divisi, diantaranya divisi publikasi dan fundrising,” jelas Ketua Lazisnu Mukomuko, Wachid Nurshodik, Minggu (4/4) sesaat setelah pembagian SK.

Wachid mengajak kepada seluruh anggotanya untuk terus dan tetap semangat dalam menjalankan amanat sebagai pengurus Lazisnu. Ia mengatakan bahwa filosofi sebagai pengurus, baik di tingkat pengurus cabang, wakil cabang maupun ranting adalah menggemakan dan mendakwahkan sedekah.

“program yang sudah berjalan semisal koin NU, diharapkan tidak semata-mata hanya mengumpulkan koin, tapi niatkan untuk mengajak masyarakat untuk gemar bersedekah, mengajak memahami fungsi dan manfaat sedekah,” ajak Wachid

Lebih lanjut, Wachid juga mengingatkan kepada segenap pengurus untuk menanamkan sikap disiplin dan kehati-hatian dalam mengemban amanat sebagai pengurus. Menurutnya, Lazisnu merupakan lembaga yang mengelola uang masyarakat akan rentan jadi sorotan, oleh karena itu kehati-hatian dan transparasni dalam pengelolaan keuangan menurutnya harus diterapkan. *4r13f*