Rabu, 24 November 2021

SMP ISLAM MIFTAHUL ULUM ADAKAN UPACARA HGN 2021, Kepala Sekolah : " Jangan Lupakan Guru-Guru Kita "

 

" Upacara Peringati HGN 2021 SMP I Miftahul Ulum "


SMP Islam -  Kamis, 25 November 2021 Sekolah Menengah Pertama Islam ( SMP I ) Miftahul Ulum Wonosobo laksanakan upacara bendera, dimana upacara di ikuti oleh seluruh siswa/siswi SMP I Miftahul Ulum Wonosobo.

Ada yang berbeda pada upacara bendera tersebut, dimana semua petugas merupakan dewan guru dan juga tenaga administrasi sekolah tersebut, hal tersebut di lakukan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional tahun 2021, yang juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun PGRI.

Bertindak sebagai Pembina upacara Kepala SMP I Miftahul Ulum Muhammad Nurwahid, S.Pd.I menyampaikan pidato sambutannya, Pada HGN tahun ini smp islam miftahul ulum melaksanakan kegiatan upacara disekolah dengan tujuan membiasakan siswa/I untuk menghargai orang lain meskipun itu kecil.

 

“ ini ( upacara ) kita laksanakan tidak lain untuk memberikan edukasi kepada siswa untuk dapat menghargai setiap apa yang di lakukan oleh orang lain meski itu hal yang kecil “ ujarnya.

Selain itu Nurwahid juga menyampaikan Mebentuk karakter generasi bangsa bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, sebab karakter seseorang terbentuk dari banyak faktor, namun bukan berarti hal tersebut tidak mungkin dilakukan.

 “ semua itu dapat kita kalukan dari hal-hal yang kecil terlebih dahulu, karena sesuatu yang besar akan tercipta dari yang kecil “ imbuhnya.

 

Dengan melaksanakan upacara HGN tersebut, siswa juga di harapkan akan lebih mengingat lagi jasa guru bagi mereka, dengan demikian akan muncul empati yang teraplikasi dalam santun bertindak, santun bertutur sapa dan santun belajar.

“ Dimasa ini nilai empati terhadap seorang guru sudah mulai pudar, Maka dari itu perlu adanya penanaman karakter kepada setiap siswa agar dapat lebih bertanggung jawab atas apa yang ia kerjakan “. Tutupnya.


ditulis oleh : Ahmad Arifin.

Selasa, 16 November 2021

SMP ISLAM MIFTAHUL ULUM WONOSOBO TERIMA NPSN

"Penyerahan Piagam/sertifikat NPSN SMP I Miftahul Ulum Wonosobo oleh Sekdis Pendidikan dan kebudayaan kepada ketua yayasan Miftahul Ulum Wonosobo"


Portalblogku.com - Nomor Pokok Sekolah Nasional ( NPSN ) adalah kode pengenalan sekolah di Indonesia yang merupakan kode Unik serta membedakan antara sekolah satu dengan sekolah lainnya, NPSN dibutuhkan bagi lembaga pendidikan formal baik tingkat dasar maupun menengah atas, yang di keluarkan oleh Pusat Data Statistik Pendidikan (PDSP) kepada lembaga satuan pendidikan.


Suatu lembaga satuan pendidikan di tuntut dan wajib memiliki NPSN guna untuk memastikan keberadaan sebuah lembaga pendidikan Tersebut sudah masuk dalam daftar PDSP atau dengan kata lain jika sebuah sekolah belum memiliki NPSN maka bisa di katakan sekolah tersebut belum masuk dalam data PDSP, dan biasanya sekolah yang belum memiliki NPSN belum dapat melakukan Ujian sekolah secara mandiri.


Seperti salah satu sekolah yang baru saja mendapat NPSN adalah SMP Islam Miftahul Ulum yang beralamatkan di Desa Wonosobo Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko pada beberapa waktu lalu.

" Muhammad Nurwahid,S.Pd.I Kepala SMP I Miftahul Ulum Wonosobo"


Dalam proses mendapatkan NPSN tidak serta merta keluar begitu saja, ada tahapan dan proses panjang yang harus di lalui seperti lembaga pendidikan harus menyiapkan kelengkapan administrasi dan juga memenuhi standar lembaga pendidikan, saat di ungkapkan oleh Kepala SMP Islam Miftahul Ulum Muhammad Nur Wahid,S.Pd.I


" Ternyata tidak semudah yang kita bayangkan mas, prosesnya panjang, tahapannya juga cukup menguras energi dan dikiran " ujarnya 


Nurwahid juga bersyukur tahapan tersebut sudah dapat di lalui, sehingga dewan guru dan sekolah dapat fokus dengan Kegiatan Belajar Mengajar.


" Alhamdulillah sudah keluar (NPSN) jadi guru l-guru bisa fokus pada KBM mas " imbuhnya.


Sementara itu Ketua Yayasan Miftahul Ulum Wonosobo Syafa'at,S.Ag menyampaikan ucapan selamat atas telah di terbitkan ya NPSN Bagi SMP Islam Miftahul Ulum Wonosobo, dimana ia berharap dengan terbitnya NPSN tersebut dapat menjadi motivasi dan kemajuan Sekolah baik dalam kualitas ataupun Kwantitas.


"Selamat untuk SMP Islam Miftahul Ulum Wonosobo, NPSN nya sudah terbit, mudah mudahan ini dapat memicu dan memacu Kwalitas serta Kwantitas pendidikan di SMPI I" imbuhnya.


Di ketahui SMP Islam Miftahul Ulum Wonosobo, telah berdiri pada 2020 lalu di bawah naungan Yayasan Miftahul Ulum Wonosobo, saat ini SMP tersebut sudah memiliki 2 kelas dengan Jumlah Murid sebanyak 178 siswa/siswi, serta telah mendapat Izin Oprasional dan Nomer Pokok Sekolah Nasional yang di serahkan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko kepada ketua yayasan Miftahul Ulum beberapa waktu lalu.


Ditulis oleh Ahmad Arifin

Senin, 15 November 2021

"DI LAUNCHING TAPI AMBULANCE TIDAK ADA DI TEMPAT", NU CARE LAZISNU MUKOMUKO TAMBAH ARMADA



Portalblogku.com - Dengan melakukan pengelolaan / Menejerial keuangan serta kepengurusan yang baik, kali ini NU Care-Lazisnu Mukomuko kembali gelar launching Ambulance yang ke-3, kegiatan Launching ambulan tersebut di laksanakan di Halaman Masjid Sunan Ampel Desa Mekar Mulya Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko.


Dikutip dari laman resmi LAZISNU Mukomuko, Dayat selaku Ketua Ranting NU Desa Mekar Mulya, mengatakan bahwa pengadaan Ambulance tersebut sebagian besar merupakan hasil pembagian zakat maall produktif yang dihimpun oleh Ranting Desa Mekar Mulya, Sedangkan kekuranganya diperoleh dari donatur.


“Alhamdulilah kami warga Mekar Mulya telah memiliki ambulance, dan untuk pengelolaan secara umum tentunya kami menginduk dengan prosedur yang ditetapkan oleh NU CARE-Lazisnu Mukomuko, karena untuk balik nama, branding dan operasional ambulance juga telah diatur dan dialokasikan oleh Lazisnu,” Jelas Dayat saat launcing, Minggu (14/11).


Hal senada disampaikan tokoh agama sekaligus pengurus Ranting NU Mekar Mulya, Solihin. Menurutnya terkait pengelolaan dana Zakat, Infak sedekah termasuk dana Koin NU yang dihimpun di Desa Mekar Mulya sudah ada aturan yang jelas, sehingga bagi warga yang memang belum mengerti dan memahami alur penghimpunan dan penggunaanya dipersilahkan untuk bertanya atau datang ke Kantor Lazisnu agar mendapatkan penjelasan yang lebih detail.


“Ambulance sudah ada beberapa bulan yang lalu, tapi karena beberapa hal dan adanya sekian kegiatan sehingga baru kali ini bisa launching, itu pun armada ambulance sedang tidak ada di tempat, karena sedang mengantarkan jenazah dari anggota koin Desa Sumber Sari Kecamatan Air Dikit Ke Binjai,” Jelas Solihin.


Ketua Lazisnu Mukomuko, Wahid Nurshodik mengatakan bahwa NU Care Lazisnu Mukomuko kali ini sudah memiliki tiga armada ambulance. Meskipun posisi ambulance berada di Ranting, namun untuk pengelolaannya atau manajemenya diatur terpusat oleh NU CARE-Lazisnu kabupaten Mukomuko.


“Pengelolaan Ambulance sudah ada SOP-nya, mulai dari driver, operasional, dan cara mendapatkan layanan Ambulance sudah diatur dengan jelas. Sehingga untuk penggunaanya tetap harus koordinasi dengan Koordinator ambulance,” Jelas Wahid.


Kegiatan Launcing ambulance yang digabungkan dengan pengajian Maulid Nabi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Mukomuko, Wasri, dan Warga Desa Mekar Mulya.


Pewarta : Mustopa SHI

Editor : Ahmad Arifin

Selasa, 09 November 2021

PPDI KECAMATAN PENARIK BERI SANTUNAN KORBAN KEBAKARAN RUMAH

"Rombongan PPDI Kec.Penarik bersama bapak Muji hartono saat berkunjung ke kediaman beliau"


Portalblogku.com - Selasa,09/11/21 Persatuan Perangkat Desa Indonesia ( PPDI ) kecamatan penarik malakukan kunjungan ke kediaman Muji Hartono (60 th) warga desa Lubuk Mukti Kecamatan Penarik kabupaten Mukomuko yang pada hari Senin,8/11/2021 tertimpa musibah kebakaran rumah yang menghabiskan seluruh harta benda yang ada.

Kunjungan PPDI Kecamatan penarik tersebut selain melihat secara langsung puing-puing sisa kebakaran rumah, rombongan yang berjumlah sekitar 15 orang tersebut juga membawa santunan kepada keluarga bapak Muji berupa Uang Tunai dan sejumlah baju layak pakai.

Ketua PPDI Kecamatan Penarik Puriyanto mengatakan bahwa kunjungan tersebut tidak lain sebagai bentuk empati Perangkat Desa Se kecamatan penarik atas warga yang tertimpa musibah.


" Iya, kemarin kita musyawarah melalui grub ( WhatsApp ) untuk ikut membantu meringankan beban beliau " ujarnya.


Puriyanto juga menyampaikan terimakasih terhadap seluruh perangkat desa di kecamatan penarik, atas gotong royongnya dalam membantu warga yang tertimpa musibah, ia juga berharap bahwa apa yang diberikan dapat bermanfaat dan di manfaatkan dengan baik.


" Mungkin tidak banyak yang bisa kami bantu mas, tapi mudah-mudahan ini dapat bermanfaat untuk keluarga pak Muji " imbuhnya.


"Kondisi rumah bapak Muji Hartono saat dan setelah terbakar"


Sebelumnya di beritakan bahwa kebakaran rumah terjadi di desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, milik Muji Hartono usia 60 tahun, pada Senin (8/11/21) sekira pukul 13.30 Wib.

Di duga kebakaran terjadi akibat hubungan pendek arus listrik, pada saat kejadian terdapat satu orang lansia berusia 70 tahun, dimana Muji sedang berada di ladang sementara istri dan 2 anaknya sedang tidak di rumah.

Akibat kebakaran tersebut Mujiono kehilangan tempat tinggal yang ludes di lalap si jago merah, selain rumah surat-surat berharga seperti STNK Motor, Ijazah, Akta Nikah dan surat-surat penting lainnya hangus tak bersisa, 1 unit sepeda motor jenis Yamaha Vega R serta 1 buah sepeda onthel juga tak luput dari amukan si jago merah.

Saat ini keluarga Muji Hartono mendirikan Rumah darurat yang terbuat dari Terpal plastik dari sisa-sisa puing kayu yang terbakar untuk beristirahat hasil swadaya masyarakat sekitar.


Ditulis oleh Ahmad Arifin

Jumat, 05 November 2021

MAHASISWA STAIMU MULAI BERANI KELUAR KANDANG

" Peserta debat mahasiswa dari Staimu Mukomuko "


Portalblogku.com - Setelah lama Fakum di berbagai kegiatan, akhirnya Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM ) Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum ( STAIMU ) Mukomuko berani " keluar kandang " untuk mengikuti perhelatan Lomba Debat Mahasiswa Se-Sumatera yang di selenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ( Fisip ) Universitas Negri Bengkulu ( UNIB ) pada 6-7 November 2021.

Tak tanggung-tanggung sebanyak 2 team di turunkan dalam kompetisi yang mengusung tema " Menyikapi Dilema Pandemi Covid-19 Dari Kacamata Mahasiswa " tersebut, yang mana pada masing masing team beranggitakan 3 orang yaitu Wahyudin, Suyono, Nurlaili Hasanah, Isririn, Dewi, dan Salsa Afiqa.

Maula Desiono,M.Pd selaku Ketua STAIMU Mukomuko yang ikut mendampingi mahasiswanya berkompetisi mengatakan tujuan dari Keikut sertaan mahasiswanya bukan semata-mata bersaing dan mengejar juara, tapi lebih penting baginya sebagai pelatihan mental mahasiswanya serta mengenalkan STAIMU Mukomuko kepada Kampus-kampus lain.

" Kalau juara itu harapan kita, tapi melatih mental mahasiswa itu yang terpenting mas " ujarnya kepada team ISMU

Sementara itu Yasafiq,M.Pd selaku Dosen Pembimbing mengatakan mahasiswanya siap untuk mengikuti kompetisi ini, adapun terkait juara ia juga senada kepada Ketua STAIMU bahwa juara bukan prioritas untuk saat ini.

" Insyaallah mahasiswa kita siap mas, soal juara itu sama seperti yang di sampaikan beliau ( Ketua STAIMU ) itu bukan prioritas kita saat ini " imbuhnya.

Lantas ketua BEM STAIMU Mukomuko Wahyudin mengatakan bahwa teamnya akan mencoba memberikan yang terbaik untuk kampusnya.


" Insyaallah mas kita berikan yang terbaik untuk kampus kita " ungkapnya optimis.


Ditulis oleh Ahmad Arifin