Kamis, 03 Juni 2021

55 ORANG ROMBONGAN SANTRI DARI MUKOMUKO BERANGKAT KE JAWA TIMUR

" Rombongan Santri PP AL-FALAH Ploso- Kediri - Jawa Timur, Dari Kab.Mukomuko "


Portalblogku.com - Sebanyak 55 rombongan santri dan calon santri Pondok Pesantren ( PP ) Al FALAH Ploso, Kediri, Jawa Timur berangkat dari Mukomuko, pada Kamis 3 Juni 2021 sekira pukul 22.00 Wib, 

Koordinator Penerimaan Santri Baru PP AL FALAH Ploso Kediri Jawa Timur, Muhammad Arif Rahman ( Gus Arif ) menyampaikan ada 55 rombongan yang berangkat ke Kediri Jawa Timur, ia menjelaskan rombongan terdiri dari santri PP Al FALAH Ploso dan beberapa Wali Santri Baru.

" Ada 55 orang mas yang ikut rombongan, terdiri dari santri dan wali santri, nantinya di sana ada juga beberapa yang tidak di Ploso tapi masih di Kediri " terangnya.

Gus Arif juga menjelaskan bahwa keberangkatan secara rombongan ini baru tahun ini di laksanakan, tujuannya untuk mempererat silaturahmi bagi santri dan juga lebih mudah mengkoordinir santri dari zona Sumatra, mengingat jumlah santri di PP Al Falah Ploso semakin meningkat yang berasal dari Bengkulu.

" Wali Santri PP AL- Falah Ploso Kediri Jawa Timur Melepas Kepergian Putra/i nya "


" Ini pertama kalinya kita rombongan, ya tujuannya selain mempererat silaturahmi tentunya kita bisa lebih mudah memantau dan mengkoordinir santri dari zona Sumatera, karena tahun ini ada peningkatan santri dari Bengkulu " Tuturnya.

"Pembacaan Doa Oleh Ky. Nislam, saat melepas Keberangkatan Rombongan Santri"


Keberangkatan rombongan di lepas langsung oleh Pengasuh PP Miftahul Ulum Mukomuko Ky. Nislam, bertempat di halaman PP Miftahul Ulum Desa Wonosobo, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu dengan Pembacaan Doa.

Penulis Menyampaikan Semoga Rombongan dapat sampai tujuan dengan selamat dan kembali ke daerah dengan membawa ilmu yang bermanfaat. aminnn..

Minggu, 30 Mei 2021

SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA PONDOK PESANTREN MIFTAHUL ULUM MUKOMUKO



Pondok Pesantren Miftahul Ulum Terletak di Desa Wonosobo, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, adalah salah satu pondok pesantren terbesar yang ada di kabupaten mukomuko, namun sayangnya sangan minim informasi tentang pondok pesantren ini saat kita melakukan pencarian pada mesin telusur internet, berangkat dari itu penulis mencoba mengulas sedikit mengenai pondok pesantren Miftahul Ulum bersama dengan Gus Mad / Gus Arif yang merupakan Putra Pertama KH. Yasirun Azizi ( Almarhum ) atau cucu dari Sang Pendiri Pondok Pesanter KH.Mukhlasudin ( Almarhum ), dan berikut adalah sejarah singkat Pndok Pesantren Miftahul Ulum Mukmuko,

Mulanya sang pendiri Ponpes Miftahul Ulum KH Mukhlasudin Memiliki cita-cita yang mulia serta di dasari dengan niat ibadah mulai merintis tempat pendidikan non formal berupa pondok pesantren saat saat sedang berada di pulau jawa tepatnya wonosobo Jawa Tengah, seiring berjalannya waktu, pada tahun 1980 an, pemerintah Republik melaksanakan program transmigrasi guna pemerataan penduduk dan pembangunan Bendungan, yang dampaknya adalah masyarakat di sekitaran Pembangunan bendungan harus ikut melakukan transmigrasi ke pulau Sumatra dan tidak terkeculai KH.MUKHLASUDIN pada waktu itu. 

Seasampainya di pulau sumatera pada tahun 1982, beliau ( KH.MUKHLASUDIN) kembali membangun niat mulianya untuk mewujudkan lembaga pendidikan non formal berupa Pondok Pesantren yang di Beri Nama Pondok Pesantren Miftahul Ulum.

Pada waktu itu santri beliau adalah anak-anak / masyarakat di sekitaran desa yang juga merupakan masyarakat transmigrasi dari pulau jawa, seiring berjalannya waktu keberadaan Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang terletak di Desa Wonosobo Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko mulai berkembang dan maju.

Pondok Pesantren Miftahul Ulum mulai resmi memiliki legalitas lembaga pendidikan pada tahun 1991 dengan di asuh langsung oleh Beliau KH.MUKHLASUDIN, namum di tengah perjuangan dan niat mulianya, beliau KH.MUKHLASUDIN terlebih dahulu dipanggil sang kholik tidak ama setelah ponpes miftahul ulum memiliki egalitas, Sepeninggalan KH.MUKHLASUDIN Pondok Pesantren Miftahul Ulum di teruskan oleh Putra Beliau, KH. Yasirun Azizi yang kemudian beliau juga wafat di tengah-tengah perjuangannya membangun pondok pesantren pada tahun 2009 sepulang dari beribadah Haji, Pada Usia 43 Tahun. Saat Ini Pondok Pesantren Miftahul Ulum di asuh oleh Ky. Nislam dan keluarga pondok.

Dalam Rangka Mewujudkan Generasi yang Berilmu, Beramal, Berdakwah dan Berakhlakul Karimah Serta Terampil dan mandiri yang berlandaskan Al-Quran dan Assunah Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Senantiasa Eksis Melakukan Pendidikan serta dinamis mengikuti perkembangan era global dengan tetap memegang teguh I’tiqod ahlisunnah wal jamaah.

Selain Pendidikan keagamaan, Sarana dan Prasarana Penunjang seperti Asrama putra dan putri, Aula, Perpustakaan, Koperasi Pondok Pesantren, Tempat Ibadah, Ruang Kantor, Tempat Belajar dan MCK juga tak luput dari perhatian pengelola pondok pesantren guna kenyamanan para santri dalam menimba ilmu agama di dalamnya,

Hal ini selaras dengan berbagai prestasi yang telah di raih di berbagai bidang keilmuan oleh para santri, Baik di tingkat kecamatan maupun Provinsi, tentunya prestasi yang ada tidak luput dari kegiatan ekstra kulikuler yang di tawarkan guna mengasah kemampuan individu para santri, seperti Khitobah, Qori, Kali Grafi, Ngaji Kitab Kuning, Sari tilawah, dan Olahraga.

Saat ini Pondok Pesantren Miftahul Ulum telah menjadi salah satu pondok pesantren terbesar di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, dengan Jumlah Santri Mencapai 654 Santri dari berbagi pendujru di provinsi Bengkulu.

Untuk sementara hanya ini informasi yang dapat penulis bagikan, tentunya dalam tulisan ini masih banyak sekali informasi yang belum penulis dapatkan, mudah-mudahan di kemudian hari penulis bisa kembali bercerita mengenai pondok pesantren miftahul ulum kembali.