Selasa, 31 Agustus 2021

GEMA MUSABAQAH PONDOK PESANTREN MIFTAHUL ULUM RESMI DI TUTUP.


Portalblogku.com - dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1334 Hijriah, dan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ( HUT RI ) Ke 76, Pondok Pesantren ( Ponpes ) Miftahul Ulum melaksanakan Gema Musabaqah  yang di mulai pada 22-30 Agustus 2021 bertempat di Ponpes Miftahul Ulum.

Ustadz Ja'far Sodiq selaku kepala Madrasah Diniyah ( Madin ) Miftahul Ulum mengatakan bahwa kegiatan Gema Musabaqah ini di ikuti oleh seluruh santri Ponpes Miftahul Ulum yang terbagi dalam kelompok Santri Putra dan santri Putri.

" Kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka peringatan hari besar Islam Tahun Baru Hijriah dan HUT RI yg ke 76, pesertanya sendiri ini seluruh santri pondok mas, itu di pisah santri putra dan putri " paparnya saat di temui pada malam puncak penutupan, (30/08/21).

Kemudian ia juga menambahkan bahwa tujuan di adakannya kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun itu adalah untuk melatih dan mengembangkan potensi santri Ponpes Miftahul Ulum, baik potensi bidang olahraga maupun potensi pendidikan madrasah.

" Iya mas, ini kita adakan setiap tahun, tujuannya ya untuk mencari dan pengembangan potensi bakat santri pondok di segala bidang " imbuhnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Ustadz Muh. Nuh Idris, S.Ag berharap kegiatan seperti ini dapat. Terus di laksanakan dan di kembangkan dengan baik oleh pihak pondok, karena untuk mencari potensi dan melatihenyal santri itu butuh kegiatan semacam ini selain kegiatan madrasah.

" Iya saya berharap kegiatan ini dapat terus berjalan, karena guna mengembangkan potensi santri dan juga melatih mental sanntri kita " ujarnya saat sambutan.

Kemudian Muh.Nuh juga berpesan kepada santri agar Santri Ponpes Miftahul Ulum yang menang jangan menjadi jumawa dan yang kalah jangan menjadi kecil hati, karena dalam kompetisi pasti ada kalah dan menang, 

" Saya berpesan kepada seluruh santri yang kalah jangan kecil hati, yang menang jangan bangga diri ya " sesaat sebelum menutup kegiatan.


Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembagian hadiah pemenang lomba, serta turut hadir Dewan Asatid Pondok, Pengurus Pondok, ustadz dan ustadzah, Dewan santri, spengasuh pondok, serta seluruh santri Ponpes Miftahul Ulum.

Ditulis oleh Ahmad Arifin

Minggu, 30 Mei 2021

SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA PONDOK PESANTREN MIFTAHUL ULUM MUKOMUKO



Pondok Pesantren Miftahul Ulum Terletak di Desa Wonosobo, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, adalah salah satu pondok pesantren terbesar yang ada di kabupaten mukomuko, namun sayangnya sangan minim informasi tentang pondok pesantren ini saat kita melakukan pencarian pada mesin telusur internet, berangkat dari itu penulis mencoba mengulas sedikit mengenai pondok pesantren Miftahul Ulum bersama dengan Gus Mad / Gus Arif yang merupakan Putra Pertama KH. Yasirun Azizi ( Almarhum ) atau cucu dari Sang Pendiri Pondok Pesanter KH.Mukhlasudin ( Almarhum ), dan berikut adalah sejarah singkat Pndok Pesantren Miftahul Ulum Mukmuko,

Mulanya sang pendiri Ponpes Miftahul Ulum KH Mukhlasudin Memiliki cita-cita yang mulia serta di dasari dengan niat ibadah mulai merintis tempat pendidikan non formal berupa pondok pesantren saat saat sedang berada di pulau jawa tepatnya wonosobo Jawa Tengah, seiring berjalannya waktu, pada tahun 1980 an, pemerintah Republik melaksanakan program transmigrasi guna pemerataan penduduk dan pembangunan Bendungan, yang dampaknya adalah masyarakat di sekitaran Pembangunan bendungan harus ikut melakukan transmigrasi ke pulau Sumatra dan tidak terkeculai KH.MUKHLASUDIN pada waktu itu. 

Seasampainya di pulau sumatera pada tahun 1982, beliau ( KH.MUKHLASUDIN) kembali membangun niat mulianya untuk mewujudkan lembaga pendidikan non formal berupa Pondok Pesantren yang di Beri Nama Pondok Pesantren Miftahul Ulum.

Pada waktu itu santri beliau adalah anak-anak / masyarakat di sekitaran desa yang juga merupakan masyarakat transmigrasi dari pulau jawa, seiring berjalannya waktu keberadaan Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang terletak di Desa Wonosobo Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko mulai berkembang dan maju.

Pondok Pesantren Miftahul Ulum mulai resmi memiliki legalitas lembaga pendidikan pada tahun 1991 dengan di asuh langsung oleh Beliau KH.MUKHLASUDIN, namum di tengah perjuangan dan niat mulianya, beliau KH.MUKHLASUDIN terlebih dahulu dipanggil sang kholik tidak ama setelah ponpes miftahul ulum memiliki egalitas, Sepeninggalan KH.MUKHLASUDIN Pondok Pesantren Miftahul Ulum di teruskan oleh Putra Beliau, KH. Yasirun Azizi yang kemudian beliau juga wafat di tengah-tengah perjuangannya membangun pondok pesantren pada tahun 2009 sepulang dari beribadah Haji, Pada Usia 43 Tahun. Saat Ini Pondok Pesantren Miftahul Ulum di asuh oleh Ky. Nislam dan keluarga pondok.

Dalam Rangka Mewujudkan Generasi yang Berilmu, Beramal, Berdakwah dan Berakhlakul Karimah Serta Terampil dan mandiri yang berlandaskan Al-Quran dan Assunah Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Senantiasa Eksis Melakukan Pendidikan serta dinamis mengikuti perkembangan era global dengan tetap memegang teguh I’tiqod ahlisunnah wal jamaah.

Selain Pendidikan keagamaan, Sarana dan Prasarana Penunjang seperti Asrama putra dan putri, Aula, Perpustakaan, Koperasi Pondok Pesantren, Tempat Ibadah, Ruang Kantor, Tempat Belajar dan MCK juga tak luput dari perhatian pengelola pondok pesantren guna kenyamanan para santri dalam menimba ilmu agama di dalamnya,

Hal ini selaras dengan berbagai prestasi yang telah di raih di berbagai bidang keilmuan oleh para santri, Baik di tingkat kecamatan maupun Provinsi, tentunya prestasi yang ada tidak luput dari kegiatan ekstra kulikuler yang di tawarkan guna mengasah kemampuan individu para santri, seperti Khitobah, Qori, Kali Grafi, Ngaji Kitab Kuning, Sari tilawah, dan Olahraga.

Saat ini Pondok Pesantren Miftahul Ulum telah menjadi salah satu pondok pesantren terbesar di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, dengan Jumlah Santri Mencapai 654 Santri dari berbagi pendujru di provinsi Bengkulu.

Untuk sementara hanya ini informasi yang dapat penulis bagikan, tentunya dalam tulisan ini masih banyak sekali informasi yang belum penulis dapatkan, mudah-mudahan di kemudian hari penulis bisa kembali bercerita mengenai pondok pesantren miftahul ulum kembali.